Saiful Ilah akan Dipanggil DPR Karena Dianggap Marketing Sipoa, Begini Reaksi Ketua Kadin Sidoarjo

April 20, 2018
(SIDOARJOterkini)-Pihaknya menyayangkan apa yang telah dikatakan  oleh Wakil Komisi III DPR-RI yang mengatakan kalau bupati Sidoarjo Saiful Ilah seperti marketing PT Sipoa Group saja. Hal tersebut disampaikan oleh Imam Sugiri Ketua Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Kabupaten Sidoarjo.
Diungkapkan Imam Sugiri, sebagai anggota DPR harusnya tidak memberikan statemen yang nantinya bisa berpengaruh terhadap investasi di Sidoarjo ini.
“Harusnya kedepankan Tabayun (klarifikasi) dulu, apalagi kemarin kan  beliaunya ke Surabaya, jadi jangan membuat kegaduhan Sidoarjo dengan statemen yang diucapkan dibeberapa media,”ucapnya saat ditemui di kantor
KADIN Sidoarjo, Jumat (20/4/2018).
Lanjut Imam, bupati bukan hanya sebagai kepala pemerintahan yang membawahi seluruh aparatur pemerintahan tetapi seorang bupati juga sebagai kepala daerah yang berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap semua yang ada di wilayahnya, termasuk memajukan semua potensi didalamnya.
“Bupati itu corong dari segala potensi yang ada diwilayahnya, dan berkewajiban untuk mempromosikannya agar segala usaha yang ada bisa semakin maju, termasuk PT Sipoa Group ini,”paparnya.
Masih Imam, beribu-ribu UMKM yang ada di Kabupaten Sidoarjo ini keberadaannya dipromosikan oleh Bupati hingga akhirnya Sidoarjo ini terkenal dengan sebutan “SIDOARJO KOTA UMKM INDONESIA” , Promosi yang dilakukan ini dalam rangka untuk mendongkrak pendapatan pemerintah dari sisi pajak.
“Kita tahu industri kulit INTAKO yang beberapa tahun lalu mengalami kemunduran terimbas luapan lumpur Lapindo, saat ini sudah bisa berkembang lagi, dan itu juga atas promosi yang dilakukan Bupati,”terangnya.
Kalau pada akhirnya adanya dugaan penipuan yang dilakukan oleh PT Sipoa Group, hal tersebut merupakan masalah internal perusahaan, dan ini tidak ada sangkut-pautnya dengan Bupati Sidoarjo.
“Biarlah hukum yang akan memproses dugaan pelanggaran yang dilakukan pengembang properti PT Sipoa Group ini,”tandasnya.
Ditegaskannya, Apa yang sudah disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III Desmond J Mahesa  pastinya akan mempengaruhi investasi di Sidoarjo dan ini akan menjadi hal buruk bagi Sidoarjo sebagai kota Investasi.
“Cepat atau lambat pasti berefek terhadap investasi di Sidoarjo,”pungkas Ketua Kadin Sidoarjo ini.
Perlu diketahui,  Wakil Ketua Komisi III Desmond J Mahesa saat melakukan kunjungan ke kampus Unair Surabaya dan Polda Jawa Timur terkait kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh pengembang properti PT Sipoa Group (19/4) kepada media yang menyebutkan, Bupati Sidoarjo bukan seperti Bupati, tapi seperti Tim Marketing pengembang properti PT Sipoa Group. (cles)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *