Ini Hasil Evaluasi Bakesbangpol Terkait Pilkades Serentak  di Kabupaten Sidoarjo

April 17, 2018

 

Sekretaris Bakesbangpol Sidoarjo Zainul Arifin

(SIDOARJOterkini)- Pilkades Serentak di Kabupaten Sidoarjo telah digelar pada 25 Maret 2018 lalu. Secara umum, hajatan demokrasi tingkat desa itu berjalan lancar tanpa kendala. Total ada 70 desa yang menggelar Pilkades, 14 diantaranya memakai sistem elektronik (e-Voting).

 

 

Meski demikian, tingkat partisipasinya dinilai belum maksimal. Ini disampaikan Sekretaris Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Bakesbangpol) Sidoarjo, Zainul Arifin. “Secara umum berjalan lancar. Namun partisipasi pemilih perlu ditingkatkan,” tandasnya, Selasa (17/4/2018).

 

 

Zainul menyebut, tingkat kehadiran pemilih bahkan ada yang nyaris kurang dari 50 persen. Di sebuah Pilkades di Kecamatan Waru misalnya, dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 13.908, sebanyak 9.040 tidak hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Salah satunya kemungkinan kurang sosialisasi,” bebernya.

 

 

Katanya, di Pilkades di kecamatan Krian, sebanyak 1800 pemilih juga diketahui tidak hadir ke TPS. Zainul pun berharap, hasil Pilkades Serentak ini menjadi evaluasi bersama, baik bagi panitia tingkat kabupaten maupun desa. “Perlu ada upaya khusus agar warga tertarik datang ke TPS,” jlentrehnya.

 

 

Upaya khusus itu, misalnya Panitia Pilkades menyediakan beragam hadiah (doorprize) yang diundi bagi warga setelah mencoblos ke TPS. “Ada kemungkinan kalau disediakan doorprize, warga yang semula enggan, jadi semangat untuk datang ke TPS,” tandasnya.

 

 

Terkait sistem e-Voting, Zainul Arifin menegaskan sistem itu tetap perlu untuk Pilkades pada tahun-tahun mendatang. “Sistem e-Voting sudah bagus. Bisa mempercepat perhitungan suara. Ada pilkades yang hak pilihnya 7000 lebih, jam dua siang sudah selesai,” pungkasnya. (st-12)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *