Awali Ops.Tumpas Semeru 2018, Polsekta Sidoarjo Sita Puluhan Botol Miras

April 13, 2018
(SIDOARJOterkini)- Polsekta Sidoarjo melakukan razia minuman keras (Miras) disejumlah titik di wilayah Sidoarjo Kota. Hal ini dilakukan untuk mengawali dimulainya Operasi Tumpas Semeru 2018 yang digelar mulai tanggal 13-24 April 2018 ini.
Disampaikan Kapolsekta Sidoarjo Kompol Rochsulullah, tepat pukul 00.00 WIB petugas bergerak ke titik-titik yang disinyalir sebagai tempat yang menjual miras.
“Kawasan GOR Delta merupakan sasaran awal dari anggota, karena dari informasi yang didapatkan banyak warung yang diduga menjual miras,”ungkapnya di Mapolsekta Sidoarjo, Jumat (13/4/2018).
Namun, lanjut Kapolsekta ditempat ini (GOR) tidak ditemukan barang bukti miras sama sekali dari sejumlah warung yang dilakukan penggeledahan. Selanjutnya anggota terus bergeser ke Sidokare, namun tidak juga ditemukan miras yang dijual beberapa warung yang disinyalir memperdagangkan Miras.
“Petugas baru mendapatkan toko yang menjual miras di desa Lemah Putro. Sebuah toko dengan penjual yang sudah tua renta didapatkan miras dari berbagai merk setelah digeledah oleh anggota,”tegasnya.
Ditambahkan Rochsulullah, Sinilah (70) pemilik toko Kawah  desa Lemah Putro yang mengaku sudah menjual miras puluhan tahun ini  akhirnya ditetapkan tersangka. Di toko  tersebut didapatkan miras dengan berbagai merk dengan kandungan alkohol tinggi yang sengaja disembunyikan oleh tersangka, diantaranya Wishki 3 botol, Tomy Stanley 17 botol dan Paloma 4 botol.
“Barang bukti Miras telah diamankan, untuk tersangka tidak dilakukan penahanan karena tindakan tersangka ini masuk dalam pasal Tindak Pidana Ringan (Tipiring) yang ancaman hukumannya hanya 3 bulan,”tegasnya.
Kapolsekta Sidoarjo menandaskan, operasi miras yang dilaksanakan dinihari tadi merupakan gelaran awal dimulainya Operasi Tumpas Semeru 2018 yang akan berlangsung dari tanggal 13-24 April 2018 mendatang.
“Kita akan terus lakukan pembersihan peredaran Miras termasuk Miras oplosan di wilayah Sidoarjo, hal ini menindaklanjuti intruksi Kapolri untuk menjadikan Indonesia Zero Miras,”pungkasnya (cles)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *