Sambangi Pasar Krian, Ini Konsep Cagub Khofifah Bantu Modal Usaha Pedagang

Maret 13, 2018
(SIDOARJOterkini)- Pasar tradisional selalu menjadi sasaran kampanye Paslon Cagub – Cawagub Jawa Timur pada Pilkada Jatim 2018 ini. Karena di pasar inilah berbagai  kondisi dan permasalahan bisa ditemukan.
Hal tersebut juga dirasakan Calon Gubernur Khofifah Indar parawansa saat mengunjungi pasar Krian. Menurutnya saat melakukan kunjungan di pasar tradisional dirinya menemukan semangat yang luar biasa yang diberikan oleh para pembeli maupun pedagang yang ditemuinya.
“Meski secara personal tidak mengenal namun doa-doa tulus mengalir dari ibu dan bapak yang berada di pasar dengan skala ekonominya variatif,”ungkapnya. Selasa (13/3/2018)
Di pasar tradisional, lanjut Khofifah, dirinya juga menemukan banyak permasalah baik itu mengenai harga berbagai kebutuhan dan infrastruktur yang masih perlu dibenahi.
“Hari ini terjadi lonjakan harga untuk cabai  dan bawang merah hal ini dikarenakan saat ini adalah musim penghujan, sehingga lombok atau bawang merah tidak akan bertahan lama,”ungkapnya.
Untuk itulah, kata Khofifah, kedepannya pemerintah harus lebih memperhatikan pasar tradisional. Warehouse atau gudang penyimpanan harus ada untuk menyimpan berbagai kebutuhan yang mudah busuk.
“Sehingga saat musim hujan seperti ini barang-barang tersebut tetap terjaga sehingga harga tetap stabil dan daya beli masyarakat tetap tinggi,”tandasnya.
Disamping itu, disetiap pasar tradisional harus ada agen bank yang memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang nantinya akan bisa membantu permodalan para pedagang.
“Bank yang memberikan kredit dengan bunga 7% pertahun harus ada di tengah-tengah pasar tradisional sehingga tidak membebani para pedagang ,”pungkas mantan menteri sosial ini.(cles)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *