Wabup Lantik 125 Panitia UN Tahun Pelajaran 2017/2018

Maret 6, 2018

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin saat melantik panitia UN.

 

(SIDOARJOterkini)-Wakil bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin melantik 125 orang panitia penyelenggara dan pelaksana UN/USBN jenjang SD/MI, SMP/MTs, Paket A dan B tahun pelajaran 2017/2018. di Pendopo Delta Wibawa,Selasa (6/3/2018).
Disampaikan Nur Ahmad Syaifuddin, pelaksanaan UN nantinya dilaksanakan dengan penuh kejujuran. Penyelenggara maupun peserta UN diharapkan dapat mewujudkannya.
“Pelaksanaan UN di Kabupaten Sidoarjo untuk jenjang SMP berbasis komputer. Sistem tersebut terbukti mampu mencegah kecurangan dalam pelaksanaan UN,”ungkapnya.
Wabup Sidoarjo yang karib dipanggil Cak Nur ini  mengapresiasi positif kepada seluruh SMP/MTs yang telah berupaya menyelenggarakan UN berbasis komputer.
“Dengan sistem UNBK  yang dijalankan ini ,baik panitia,penyelenggara maupun siswa  semakin  sulit untuk melakukan hal yang kurang baik dan kecurangan. Apalagi Panitia sudah disumpah,”tegasnya.
Dalam pelaksanaan UN ini menurut Cak Nur, tidak hanya butuh lulus tapi juga kualitas.
“Kalau masalah lulus itu gampang, tapi untuk kelanjutan setelah lulus dalam memanfaatkan lowongan yang ada itu  lebih utama,”jelas Cak Nur.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo drs.Ec. Asrofi mengatakan pelaksaanaan UN jenjang SMP/MTs dijadwalkan pelaksanaannya tanggal 23-26 April besok. Sedangkan untuk jenjang SD/MI dilaksanakan tanggal 3-5 Mei.
“Ada 773 lembaga pendidikan SD yang menyelenggakan UN tahun ini. Jumlah peserta mencapai 33.690 siswa,”ungkap Asrofi.
Sedangkan untuk lembaga pendidikan tingkat SMP/MTs dan SMP terbuka ada sebanyak 236 sekolah. Jumlah pesertanya mencapai 32.032 siswa.
“Ada 20 lembaga pendidikan Paket  A dan B  dengan jumlah pesertanya sebanyak 276 orang,”imbuh mantan Kadishub Sidoarjo ini
Pada pelaksanaan UN tahun ini Kabupaten Sidoarjo untuk jenjang SMP/MTS mengikuti Ujian dengan berbasis Komputer (UNBK).
“Jumlah Komputer sudah mencukupi semua baik itu milik sekolahan maupun yang pinjam,”pungkas Asrofi. (cles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *