Emir Mengaku Menyesal Unggah Konten Ujaran Kebencian ke Kapolri

Maret 6, 2018

Tersangka Emir Rianto saat di Mapolresta Sidoarjo

(SIDOARJOterkini)- Sebuah pengakuan keluar dari mulut Emir Rianto (56) tersangka pengunggah ujaran kebencian asal Sidoarjo. Akunya, tidak ada maksud sedikitpun untuk menjelek-jelekkan
Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian. Dirinya hanya mengaku emosi saat menyaksikan video yang beredar dengan konten menginjak-injak kitab suci Al-Qur’an.
Warga Perumahan Deltasari Indah, Waru Sidoarjo ini mengaku, tidak mengetahui betul dimana kejadian tersebut.  Yang dia tahu, konten provokasi dengan memajang foto Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian didapatnya dari sebuah grup Facebook The Muslim Cyber Army pada November 2017 lalu.
“Saat itu saya hanya meneruskan saja (mengunggah ulang) konten tersebut.  Saya hanya emosi saat menyaksikan video yang mempertontonkan seseorang menginjak-injak Al-Qur’an,” ujar Emir (6/3/2018).
Diungkapkan Emir, dirinya merasa kaget saat didatangi petugas kepolisian. Dan ternyata setelah diperiksa di Mapolres berkaitan dengan konten yang telah diunggah 2017 lalu. Pihaknya mengakui kesalahannya atas unggahan yang berkonten provokasi tersebut.
“Saya tetap akan mempertanggungjawabkan ini. Setelah kejadian itu, saya akan lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial,”paparnya.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol. Muhammad Harris menyatakan tetap melakukan proses hukum terhadap ER, meski tidak dilakukan penahanan. Saat ini, pihaknya sudah membuat Surat Pemberitahuan dimulai Penyidikan (SPDP).
“Tinggal kita serahkan berkasnya ke kejaksaan untuk dilakukan koreksi,” kata Harris.
Dalam aksinya, pelaku melakukannya seorang diri. Dan  terungkapnya kasus ini sudah mendapat atensi dari Mapolda Jatim. Untuk sementara waktu, akun Facebook milik tersangka masih diambil alih oleh pihak kepolisian untuk dilakukan pengembangan. (cles)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *