Harlah ke 55, RSI Siti Hajar Luncurkan Aplikasi PORSI dan Terapkan Green & Smart Hospital

Februari 25, 2018

 

(SIDOARJOterkini)- Menginjak usianya ke 55 Tahun, Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar terus berupaya memaksimalkan pelayanan kepada pasien. Salah satunya dengan meluncurkan aplikasi PORSI RSI Siti Hajar dan menerapkan Green & Smart Building.

Aplikasi PORSI merupakan pelayanan untuk mempermudah pasien berobat ke RSI Siti Hajar. “Melalui aplikasi ini, pasien bisa mendaftar online ke poli atau layanan yang dituju,” ujar Direktur RSI Siti Hajar H. Hidayatullah.

Bukan hanya itu, pasien bisa memperkirakan jam berapa dilayani. Dengan demikian tidak harus antri di rumah sakit.

Dalam resepsi HUT RSI Siti Hajar yang digelar, Sabtu (24/2/2018) itu juga dilaunching sejumlah program.
Dengan sejumlah program itu untuk menjadikan rumah sakit yang bermula dari BKIA Tahun 1963 itu menjadi rumah sakit rujukan untuk wilayah Kabupaten Sidoarjo dan sekitarnya.

Hidayattullah menjelaskan, dii usia ke 55, pihaknya ingin menerapkan Green and Smart Hospital untuk RSI Siti Hajar. Kami terus berbenah untuk memperbaiki sistem pelayanan ke seluruh pasien,” tandasnya.

Green warnanya bernuansa NU, tapi juga bakal diterapkan sistem operasional yang rama lingkungan. Apalagi, saat ini RSI Siti Hajar meraih penghargaan Pengelolah Limbah Terbaik se Kabupaten Sidoarjo. Sedangkan smart, RSI Siti Hajar bakal menerapkan IT termasuk salah satunya pendaftaran online untuk pasien.

Menurut Hidayatullah jika saat pendirian dulu saat berupa BKIA memiliki lahan seluas 1.000 meter persegi, kini sudah memiliki lahan seluas 1 hektar lebih. Pihaknya akan membangun gedung berlantai 7 dengan konsep green building. “Lantai 1 digunakan tempat parkir dan lantai 7 bakal dijadikan sport center,” ulasnya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga siapkan pujasera dan TV Trone di gedung baru itu. Upaya ini untuk mengubah paradigma menjadikan rumah sakit menjadi rumahnya orang sehat.

RSI Siti Hajar juga berupaya mendapatkan sertifikasi green building. Upaya mendapatkan sertifikasi itu, karena selama ini RSI Siti Hajar setiap tahun mendapatkan penghargaan Zero Accident tingkat nasional yang terbaru pada Januari 2018 yang diberikan langsung oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) RI.

Hidayatullah menarget, tahun 2019 dapat akreditasinya karena mulai Tahun 2014 RSI juga sudah menerima pasien BPJS (Jamkesmas). Apalagi mulai 2017 ada layanan klinik beda plastik, Ortopedi, Hemodealisa, Trauma Center, Ruang operasi baru, alat operasi katarak terbaru.

Sedangkan obsesi yang belum terealisasi yakni pada pertengahan tahun ini bakal dibuka layanan jantung dan syaraf intervensi. Termasuk, membina satu desa sehat serta memfasilitasi pembukaan poliklinik di setiap kecamatan. “Jika sudah terealisasi untuk pasang ring jantung tak perlu keluar negeri cukup ke RSI ada ahli syaraf dan jantungnya,” pungkas Hidayatullah.

Dalam acara Halah ke 55 RSI Siti Hajar itu, tidak hanya dihadiri karyawan dan pihak manajemen. Akan tetapi juga dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan, Ketua PCNU Sidoarjo H Maskun, Ketua Muslimat Ainun Jariyah, dan sejumlah kiai lainnya.

Nur Ahmad Syaifudin mengatakan pihaknya mengapresiasi RSI Siti Hajar yang perkembangannya pesat untuk pelayanan. “Kami berharap semua pihak mendukung pengembangan dan keberhasilan RSI Siti Hajar ini,” pintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *