Dua Pelaku Perampasan Motor Diamankan Reskrim Polresta Sidoarjo

Februari 11, 2018

SIDOARJO – Ainun Nidhom (23), warga Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin dan Afiv alias Plolong (21), warga Desa Kragan Kecamatan Gedangan, Sidoarjo berhasil diamankan Satuan Reserse Kriminal Polresta Sidoarjo.

Dua warga asal Sidoarjo ini diamankan lantaran melakukan Pencurian dengan Kekerasan (Curat) di Jalan Raya Buduran, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Minggu (7/1) lalu.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris mengatakan, dua pelaku tersebut diamankan di tempat yang berbeda. “AN kami tangkap di kawasan Buduran, sedangkan A kami tangkap di Gedangan,” ucapnya, Minggu (11/2/2018).

Selain itu, berhasil mengamankan dua tersangka, pihaknya juga berhasil mengamnakn barang bukti pretelan motor hasil curian di rumah pelaku WP yang saat ini buron. “Kami masih melakukan pengejaran tersangka lain yakni pelaku berinisial WP yang masih DPO,” terangnya.

Harris menceritakan, kronologis curas itu bermula saat korban bersama 11 temannya melintas di Jl. A Yani Sidoarjo dihadang oleh komplotan pelaku yang mabuk usai dari tempat hiburan malam (karaoke).

Karena pelaku terpengaruh minuman alkohol, tiada angin tiada hujan komplotan itu mengatakan umpatan kotor terhadap kelompok korban hingga terjadi adumulut antara keduanya.

“Setelah terjadi adu mulut, kelompok korban melewati jalan bawah flay over Buduran dan berhenti untuk mengumpulkan hp disalah satu motor milik korban aditya,” terangnya.

Setelah itu, kelompok korban melanjutkan perjalanan ke arah utara Surabaya. Namun, sesampainya di depan traffic light Buduran tepatnya di depan pabrik Maspion 2, komplotan pelaku kembali melakukan penghadangan sambil membawa potongan bambu.

Tanpa banyak bicara, salah satu komplotan tersangka langsung memukul punggung Aditya hingga terjatuh. “Korban langsung lari menyelamatkan diri dan sembunyi di sebuah warung kopi. Kendaraan korban yang bertepatan ada 6 handphone, langsung dibawa kabur oleh pelaku,” terangnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP dan atau pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan (Curas). “Ancaman hukuman maksimal 9 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (alf)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *