Kepergok Curi Burung, Warga Tanggulangin Diamankan Polsek Candi

Februari 8, 2018

CANDI – Kepergok mencuri burung lovebird milik Dian Firdaus (41), warga Dusun Nyamplung RT 21 RW 05 Desa Simokali, Kecamatan Candi, lkhiyak Ulanam (29) alias Yayak pekerja kuli bangunan asal Desa Gempolsari RT 02 RW 01, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo terpaksa nginap di hotel prodeo Mapolsek Candi.

Kanit Reskim Polsek Candi, Iptu Isbahar Boamona mengatakan, sebelum melakukan pencurian, pelaku berputar-putar mencari sasaran. Pelaku nekat mencuri karena ada temannya bernama Amar alias Kojek yang bersedia membeli bila ada burung lovebird dijual.

“Pelaku melakukan pencurian tersebut karena sebelumnya diiming-imingi temannya kalau punya burung lovebird, dirinya sanggup membelinya,” ucap Kanit Reskrim Iptu Isbahar Boamona, Kamis (8/2/2018).

Mendengar iming-iming tersebut, pelaku langsung mendatangi rumah incarannya menggunakan motor Yamaha Jupiter Nopol W 3150 VL warna biru. “Setibanya di depan rumah korban, pelaku memarkirkan motor dan langsung masuk ke dalam rumah dengan mendorong pintu pagar,” paparnya.

Naas, saat masuk mendekat ke sangkar burung tersebut, dipergoki Zainuddin, anak korban. Namun, pelaku berdalih hanya lihat-lihat burung dan bertanya orang tuanya kemana? Oleh Zainuddin dijawab orang tuanya tidak ada di rumah. Mendengar jawaban itu Zainuddin nekat masuk rumah lalu menurunkan sangkar sambil tergopoh-gopoh hingga terjatuh ke lantai.

Bertepatan itu, datang Dian Firdaus, pemilik burung yang pulang hendak masuk ke rumah. Sontak, pelaku diteriaki maling olehnya dan dikejar warga sekitar setelah mendengar teriakan korban. Pelaku berhasil ditangkap warga dan sampai menjadi sasaran bogem mentah hingga terlihat lebam. Beruntung ada petugas hingga pelaku diamankan ke Mapolsek Candi.

“Nyaris saja, jika tak ada petugas, nyawa pelaku terancam. Pelaku berhasil kami amankan dan digelendang ke Mapolsek Candi,” katanya.

Dia menambahkan, satu ekor burung love bird dan sangkarnya serta satu unit motor Yamaha Jupiter  diamankan sebagai barang bukti. Dalam kasus ini, pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian. “Pelaku ini merupakan residivis dengan perkara yang sama yakni pencurian,” pungkasnya. (alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *