Sehari Dua Orang Tertabrak Kereta Api di Sidoarjo, Satu Tewas

Februari 3, 2018

SIDOARJO – Sehari, kecelakaan yang melibatkan kereta api terjadi di dua kecamatan, yakni di Desa Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo dan di Desa Kalijaten, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Sabtu (3/2/2018).

Kejadian di Desa Larangan, Kecamatan Candi menurut informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa korbannya yaitu Sanjaya Wibowo (28), warga Perum Mega Asri Larangan Blok D/95 RT 37 RW 06, Desa Larangan, Candi.

Kejadian itu bermula ketika korban sedang asyik mencari ikan di saluran dekat rel kereta api. Ketika ada KA Penataran Tumapel Lok CC2030201 dari arah Malang-Surabaya, diteriaki oleh Mutari (54) warga sekitar yang melihat korban.

Namun, teriakan itu tidak didengar oleh korban. Sehingga korban terserempet dan terpental mengalami luka robek di kepala bagian atas serta luka robek pada lengan kanan.

“Tadi sudah saya teriaki untuk menjauh dari rel KA. Tapi tetap saja dan terserempet kereta api hingga terpental,” kata Mutari, saksi mata itu kepada petugas yang datang ke TKP.

Usai terserempet, korban langsung teriak minta tolong. Mendengar korban masih hidup, Mutari dan wara lain mendatangi korban dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit.”Korban lansung dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Sidoarjo,” terangnya.

Kejadian serupa terjadi di Desa Kalijaten, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Korbannya yaitu Muhammad Habib (14), warga Desa Tanjung RT 13 RW 02, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Ia meninggal di lokasi setelah terserempet KA Logawa.

Menurut informasi, kejadian tersebut bermula saat korban bersama temannya Nita Aulia duduk disekitar perlintasan kereta api. Ketika ada kereta api, warga setempat sempat meneriaki korban. Naas, belum sempat minggir, ia terserempet kereta tersebut.

“Korban diketahui atas nama Habib meninggal, sedangkan temannya mengalami luka-luka,” ucap Kapolsek Taman AKP Samirin.

Ia menambahkan, korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit. Sedangkan korban lika juga mendapatkan pengobatan di rumah sakit. “Kejadian yang menimpa korban juga sudah diberitahukan kepada pihak keluarganya,” tandasnya. (alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *