Dalam Sehari, Dua Bayi Dibuang di Prambon dan Tanggulangin

Januari 7, 2018

 

SIDOARJO – Kasus pembuangan bayi di Kabupaten Sidoarjo, seakan tidak ada habisnya. Hal itu terbukti, dalam satu hari ini, Minggu (7/1/2018), warga Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon dan Desa Gagangpanjang, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo digegerkan atas penemuan bayi.

 

Penemuan bayi di Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, ditemukan oleh Sudibyo (58) dan Sugeng Waluyo (55), warga setempat. Waktu itu, mereka penasaran dengan keberadaan kardus yang berada di area Punden, apalagi mereka terdengar tangisan bayi.

 

“Saya kaget setelah mendengar suara tangisan itu saya dekati, ternyata bayi. Saya bersama Pak Sugeng langsung menggendong dan membawa bayi itu ke bidan Eni (bidan setempat),” kata Sudibyo kepada petugas.

 

Saat ditemukan, bayi berjenis kelamin perempuan yang memiliki tanda hitam di tubuhnya sepanjang 2 centimeter itu terbungkus kain kebaya dan disampingnya terdapat botol susu. “Diperkirakan bayi itu dilahirkan sudah tiga hari lalu. Untuk mengungkap kasusnya, kami masih mencari keterangan dari para saksi,” ucap Kapolsek Prambon AKP Isharyata.

Sedangkan penemuan bayi yang kedua di area pesawahan Desa Ganggang Panjang RT 01 RW 01, Kecamatan Tanggulangin, pertama kali diketahui oleh M. Shodikul Amin (51). Saat itu, ia hendak buang air kecil di sekitar TKP.

 

Tanpa sengaja Shodikul melihat kardus di area Paseban (Balai Tani). Karena dianggapnya janggal, ia langsung menghampiri kardus tersebut. Setelah dibuka, ia kaget bukan kepalang melihat bayi berjenis kelamin laki-laki itu. Ironisnya, dalam kardus tersebut, juga terdapat empat ekor anak kucing.

 

Kapolsek Tanggulangin Kompol Sirdi mengatakan, bayi yang diperkirakan berusia lebih dua hari dengan berat 1,6 kg itu kini sudah dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk dilakukan perawatan. “Kondisi terkini bayinya sudah nampak sehat. Memang saat ditemukan bayi itu membiru,” ucapnya.

 

Dia menambahkan, setelah mengumpulkan beberapa keterangan dari saksi, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait adanya penemuan bayi tersebut. “Kita akan menyelidiki untuk mengungkap siapa yang tega melantarkan bayi ini,” tegasnya. (alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *