Jadi Tersangka Penggelapan Tanah, Mantan Kades Tanggul Minta Tidak Ditahan

Desember 28, 2017

 

Penasehat hukum mantan Kades Tanggul Hj Suliatin saat di Polresta Sidoarjo

SIDOARJO – Hj. Suliatin  mantan Kades Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo didampingi penasehat hukumnya memenuhi panggilan Unit Harta Benda dan Bangunan Tanah (Hardabangta) Satuan Reserse Kriminal Polresta Sidoarjo, Kamis (28/12/2017).

 

Hal itu menyusul setelah ia dijadikan tersangka atas dugaaan penggelapan SK gogol/SK Gubernur Jawa Timur nomor : 1/Agr/87/XI/H.M/01/01.G/70 tanggal 3 September Tahun 1970. “Jadi status klien kami memang sudah tersangka,” kata Afrizal Fuad Kaplale, S.H. Penasehat Hukum terlapor.

 

Masalah penahanan, lanjut Afrizal, mutlak kewenangan penyidik. Akan tetapi dalam hal ini pihaknya meminta penangguhan atau permohonan agar tidak dilakukan penahanan. “Permohonan agar tidak ditahan sudah kita sampaikan. Harapannya agar permohanan kita di kabulkan,” katanya.

 

Panggilan ini sudah yang kedua kalinya. Yang pertama, waktu penasehat hukum Bambang Cipto, terlapor tidak memenuhi panggilan karena kondisinya sedang sakit. “Waktu itu memang klien saya sedang sakit. Jadi tidak bisa memenuhi panggilan yang pertama,” ucapnya.

 

Ia juga menjelaskan bahwa SK gogol tersebut pelapor merasa sebagai ahli warisnya. Namun faktanya berdasarkan data yang ada di Kantor Desa bahwa bukan pelapor yang mendapatkan, akan tetapi ada orang lain yang berhak.

 

“Waktu itu klien saya memberikan SK tersebut kepada yang lebih berhak dan susuai data yang ada di Desa. Nah hal itulah yang kami jadikan bukti saat di persidangan nanti” terangnya.(alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *