Berhasil Kelola Sampah, Sidoarjo Jadi Percontohan Daerah lain

Desember 13, 2017

SIDOARJO – Instalasi Pengelolahan Limbah Tinja (IPLT) Griyo Mulyo yang berada di kawasan Kecamatan Jabon, Sidoarjo mendapat penghargaan dan apresiasi dari kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Pasalnya, IPLT yang menghasilkan pupuk kompos tersebut mampu melayani sebanyak 2000 pelanggan.

 

Kepala UPT TPA Jabon Slamet Hariyanto mengatakan, apresiasi dan penghargaan tersebut di dapat saat acara di Bandung pada bulan November kemarin. “Pada bulan november lalu kami mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Apresiasi dalam hal ini bukan sekedar penghargaan saja, melainkan kami dipercaya untuk memberikan pemaparan kepada kabupaten lain,” ucapnya, Selasa (12/12/2017).

 

Keberadaaan IPLT Jabon dalam usaha mengolah limbah tinja yang berasal dari masyarakat. Merupakan salah satu UPT di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Sidoarjo yang mempunyai tugas mengelola limbah tinja menjadi pupuk kompos dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan khususnya kualitas perairan yang disebabkan oleh pencemaran air.

 

Bangunan pengolahan IPLT terdiri dari, Bak Pemisah Lumpur atau kolam pembuangan pertama (Solid Separation Chamber/ SSC), lalu di alirkan ke bak pengumpul melalui sistem gravitasi. Dengan sistem gravitasi dialirkan ke bak erobik 1 dan erobik 2 sampai terakhirnya ke kolam maturasi standar BOD COD nya standart baku mutu. Dan setelah kering jadi kompos siap panen.

 

“Kompos yang dihasilkan bisanya 1-2 kibik biasanya jika musim kemarau dihasilkan 16-20 hari. Jika musim penghujan bisa sampai 40 sampai 2 bulan. Dan kompos organic tersebut diperuntukan guna untuk taman kota, serta diperuntukan bagi masyarakat yang meminta serta sisanya guna kebutuhan penanaman di TPA Griyo Mulyo Jabon,” tambah Slamet. (alf)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *