Lelang Jabatan Sekda, Asisten I dan Tujuh OPD Apakah Hanya Formalitas..??, Begini Ulasannya

Desember 10, 2017

 

SIDOARJO- Lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten I (Pemerintahan) dan tujuh Kepala Organisasi Kepala Daerah (OPD) Disoal. Pasalnya, ada indikasi kurang fair dalam proses seleksi.

 

Saat ini proses lelang jabatan menyisakan tiga orang, sudah memasuki tahap tes kesehatan dan rencananya yang lolos akan diumumkan, Selasa (12/12/2017). “Ada beberapa peserta yang lolos untuk mengikuti tes kesehatan. Tapi sudah muncul kabar kalau peserta nomer urut 1 yang akan lolos alias terpilih menjadi kepala OPD,” ujar salah satu peserta lelang jabatan yang enggan disebut namanya.

 

Informasi yang sudah beredar di lingkungan Pemkab Sidoarjo, peserta lelang jabatan yang lolos lelang jabatan sebagai berikut. Untuk Sekda, Ahmad Zaini, Asisten I Heri Soesanto, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, M Tjarda, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Sanadjitu Sangaji, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Noer Rachmawati, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Ari Suryono,  Kepala Satpol PP Widyantoro Basuki dan Sekretaris Dewan Siswadji Abidin.

 

Lelang jabatan Sekda, Asisten I dan tujuh kepala OPD dinilai hanya formalitas saja. Sebab, sejak awal sudah ada nama-nama yang dipersiapkan. “Sudah menjadi rahasia umum di kalangan PNS, siapa saja yang akan menduduki jabatan Kepala OPD yanh kosong. Jadi yang ikut lelang jabatan hanya coba-coba saja,” jelas peserta lelang jabatan yang mengaku kecewa atas seleksi ini.

 

Lain halnya dengan salah satu PNS yang satu ini, meski secara kepangkatan sudah memenuhi syarat tapi memilih tidak ikut lelang jabatan. Tak lain, karena ada persyaratan yang terasa mengada-ada di ketentuan umum, point 5. Yakni, mempunyai pengalaman di bidang terkait jabatan yang akan diduduki secara akumulatif sekurang-kurangnya 5 tahun. “Kalau ada syarat seperti ini, siapa yang lolos bisa diketahui,” ujar PNS tersebut.

 

Kenyataannya, setelah proses seleksi berjalan, mereka yang lolos tiga besar hanya beberapa saja yang memenuhi syarat itu. Dia mencontohkan, pejabat yang lolos tiga besar yang mempunyai pengalaman minimal lima tahun di bidangnya adalah, Widyantoro Basuki.

 

Pejabat yang kini menduduki Plt Kepala Satpol PP itu lebih dari lima tahun sudah bergabung di instansi tersebut. “Lha, syarat ini yang membuat saya tidak ikut lelang jabatan. Eh ternyata syarat itu dilanggar sendiri,” tandasnya lagi.

 

Mereka yang kecewa atas proses lelang jabatan ini hanya bisa mengeluh dan berbisik saja. Namun, mereka tidak bisa berbuat banyak.

 

Padahal, jika dituntut ke PTUN, persyaratan yang yang dibuat oleh panitia seleksi lelang jabatan, terutama ketentuan B point 5, bisa digugat. “Ya begitulah kondisinya, kita bisa apa..!!!,” keluh PNS tadi. (st-12)

 

Sekda

1. Achmad Zaini

2. Mulyawan

3. Dwijo Prawito

 

Asisten I

1. Heri Soesanto

2. Ida Ernani

3. Muhammad Ainur Rohman

 

DPMPTSP

1. Ari Soeryono

2. Ahadi Yusuf

3. Yanuar Soesanto

 

Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata

1. Sanadjihitu Sangadji

2. Joko Supriyadi

3. M Bachruni Aryawan

 

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

1. Tjarda

2. Reddy Kusuma

3. Yayuk Ratnawati

 

BPKAD

1. Noer Rachmawati

2. Dana Riawati

3. Megalatri Paripurna

 

Sekwan

1. Siswadji Abidin

2. Tirto Adi

3. Happy Setyaningtyas

 

Satpol PP

1. Widyantoro Basuki

2.Yani Setyawan

3. Hari Sucahyono

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *