Dalam Sepekan, Polresta Sidoarjo Amankan 18 Tersangka Pengedar Narkoba

November 21, 2017

 

SIDOARJO – Sebanyak 18 tersangka pengedar narkoba beserta barang bukti sabu-sabu seberat 105,48 gram berhasil diamankan Satuan Reserse Narkoba Polresta Sidoarjo. Penangkapan itu dilakukan selama seminggu terhitung sejak tanggal 12 sampai 18 November 2017.

 

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji mengatakan, dari 18 tersangka itu terdapat satu jaringan saat dilakukan penangkapan di Kecamatan Krian. “Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil mengamankan 4 tersangka baik pengedar kecil maupun pengedar besar,” ucapnya, Selasa (21/11/2017).

 

Nah, dari penangkapan 4 tersangka yang merupakan jaringan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 81,2 gram. “Modusnya, barang tersebut dimasukkan ke dalam eksternal disk yang isinya dikosongkan untuk mengelabuhi petugas,” katanya.

 

Ia menambahkan, kegiatan selama 7 hari ini selain mengamankan barang bukti 105,48 gram dan 18 tersangka, pihaknya juga berhasil menyita barang bukti seperti uang tunai Rp 1,1 juta, 2 motor dan 19 handphone.

 

Kegiatan tersebut, lanjut Himawan, merupakan serangkaian dari 3 kegiatan dalam penegakan hukum. Yang pertama yakni kegiatan penyuluhan terhadap masyarakat untuk daya tangkal. “Penyuluhan ini langkah kongkrit kepolisian. Penyuluhan ini bertujuan agar masyarakat yang belum terkena narkoba, supaya tidak mau menggunakan narkoba,” terangnya.

 

Kedua yakni untuk kegiatan rehabilitasi yang nantinya, pihak kepolisian berkordinasi kepada pihak pengadilan apakah tersangka yang terpidana tersebut bisa direhabilitasi atau tidak. “Tujuan rehabilitasi nanti yakni untuk mengurangi kecanduan maupun permintaan, sehingga dengan pengurangan tersebut diharapkan ruang lingkup pengedaran narkoba semakin kecil,” terangnya.

 

Ketiga yakni melakukan penindakan hukum terhadap pengedar narkoba yang mana hukuman tersebut bisa membuat jera para pengedar. “Selain ketiga itu, kami juga melakukan tindakan preentif dan prefentif dengan menindak lanjuti Mou kepada Pemkab Sidoarjo terkait P4GN yang dimasukkan dalam kurikulum,” pungkasnya.(alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *