Belum Genap 14 Hari, Pelanggaran Lalu Lintas saat Operasi Zebra 2017 Meningkat 200 persen

November 13, 2017

SIDOARJO – Petugas kepolisian Polresta Sidoarjo bersama Polsek jajaran terus melakukan Operasi Zebra diwilayah hukum masing-masing . Namun, belum genap 14 hari masa Ops Zebra selesai, pelanggar lalulintas meningkat hingga 200 persen di tahun 2017.

 

Menurut data penilangan, peneguran dan kecelakaan lalulintas yang diperoleh, di tahun 2016 terdapat 3751 penilangan, sedangkan di tahun 2017 terdapat 6870. Untuk peneguran, di tahun 2016 terdapat 536, sedangkan di tahun 2017, terdapat 1626 peneguran.

 

“Hasil Ops Zebra 2017, penilangan dan peneguran semua meningkat,” ucap Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji saat memimpin langsung operasi zebra di Jl Cokronegoro tepat di depan Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Senin (13/11/2017).

 

Tidak hanya itu, kecelakaan lalulintas juga mengalami peningkatan. Ditahun 2016 terdapat 14 kejadian, sedangkan ditahun 2017 terdapat 15 kejadian. Namun, fatalitas dari kecelakaan tersebut menurun. Dari 7 koban meninggal dunia di tahun 2016 menjadi 4 koban di tahun 2017. “Menurunnya fatalitas korban itulah yang penting,” katanya.

 

Dari hasil tersebut, bukan tidak mungkin Polresta Sidoarjo mendapat renking pertama dalam hal penindakan Ops Zebra 2017. “Saat ini Polresta Sidoarjo mendapat renking ke dua setelah Polrestabes Surabaya. Tapi bisa jadi renking pertama dihasil akhir,” katanya.

 

Sementara itu, Franky Efendi selaku Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Kabupaten Sidoarjo meminta agar Ops Zebra tidak hanya 14 hari saja. Melainkan harus dilakukan setiap hari. “Insya allah ini banyak manfaatnya. Karena kecelakaan itu berawal dari pelanggaran,” katanya.

 

Ia berharap dengan digelarnya operasi ini, kecelakaan bisa berkurang. Dengan diperketatnya hukum lalulintas, masyarakat memiliki efek jera sehingga memenuhi standarisasi berlalulintas yang baik, punya etika dan lain sebagainya. “Mudah-mudahan masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara, memiliki etika yang baik dan memenuhi standarisasi berlalulintas,” pungkasnya. (alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *