Cabuli Anak Angkat dan Temannya, Warga Tanggulangin Dibekuk Polisi

November 10, 2017

SIDOARJO – Gatot Purwanto, warga Desa Ketegan, Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo, harus berurusan dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo. Pasalnya, ia tega mencabuli dan menyetubuhi FNS (10), teman anaknya sendiri.

 

Kelakuan bejat tersangka ini terbongkar saat keluarga FNS melapor ke Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo. Korban dicabuli tersangka saat berada di kamar mandi rumah tersangka. Ketika itu, korban disuruh mandi dengan alasan rambut korban banyak kutunya.

 

“Ketika di dalam kamar mandi, pelaku ikut masuk dan mengeramasi korban. Kemudian jari tangan tersangka dimasukan ke alat vital korban. Korban merasa sakit, tapi tersangka malah membuka celana dan menyetubuhi korban,” ucap Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris, Jumat (10/11/2017).

 

Setelah menyetubuhi korban di kamar mandi, tersangka juga berpesan kepada korban jangan menceritakan apa yang dilakukan tersangka kepada siapapun, termasuk orang tuanya. “Karena masih anak-anak, sampai di rumah langsung bercerita kepada orang tuanya,” katanya.

 

Mendengar pengakuan anaknya, orang tua korban naik pitam dan langsung melabrak rumah tersangka. Antara orang tua dan pelaku, sempat akan bertengkar. “Orang tua korban akhirnya melaporkan masalah ini ke Unit PPA Polresta Sidoarjo,” terangnya.

 

Dari hasil penyelidikan, tidak hanya FNS yang menjadi korban. Kelakuan bejat itu juga menimpa anak angkatnya sendiri. “Sebelumnya pernah penyetubuhi anak angkatnya sendiri sebanyak dua kali pada saat umur 8 tahun dan pada umur 10 tahun,” ungkapnya.

 

Harris menegaskan, tersangka akan dijerat dengan pasal 81 ayat 2, dan pasal 82 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang tinfak pidana persetubuhan atau perbuat cabul anak di bawah umur. “Tersangka diancam 15 tahun penjara,” pungkasnya.(alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *