Farid Hilmi Tertangkap, Ini Alasan Menyeludunkan Sabu ke Lapas Delta

Agustus 12, 2017


SIDOARJO – Indra Bayu Kuasa Hukum Farid Hilmi (37), pria yang tertangkap basah hendak menyelundupkan narkoba jenis sabu kedalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Delta Sidoarho, Rabu (9/8) kemarin, memberikan statmen kepada wartawan, Sabtu (12/08/2017).

Menurutnya, saat Farid Hilmi mengirimkan nasi bungkus kepada Ahmad Rofiq (40) yang berada didalam lapas, disuruh oleh Joko Pentil. “Waktu itu klien saya sepulang dari bengkel dan akan ke lapas. Tapi saat akan berangkat, klien saya ketemu sama Joko dan menitipkan nasi bungkus tersebut untuk diberikan kepada Rofiq,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa yang bersangkutan, merupakan keponakan dari Ahmad Rofiq. Sedangkan hubungan Joko dengan Farid tidak begitu dekat. “Farid dan Rofiq ini masih ada hubungan keluarga. Makanya klien saya mau ngirim ke lapas. Sebelumnya Farid juga pernah mengirim nasi. Tapi tidak ada barang haram itu. Bisa jadi klien saya dijebak sama Joko,” tukas Indra.

Pernyataan itu diperkuat karena saat ini Joko sudah tidak lagi kelihatan dirumahnya. Ia meminta kepada Polisi untuk mencari pelaku yang sebenarnya. “Kami harap pihak aparat kepolisian bisa menangkap Joko. Karena dugaan kami, dialah dalangnya,” pintanya.

Sementara itu, dalam pemeriksaan Farid di Polsek Kota Sidoarjo, dirinya bersikukuh bahwa sabu seberat 1,04 gram tersebut bukan miliknya. “Saya tidak tahu kalu dalam nasi bungkus ada sabunya. Titip nasi saja masak saya tidak mau. Saya biasa mengirim nasi ke kakak dan tidak pernah ada sabunya,” akunya.

Sebelum dimasukkan ke balik jeruji Lapas Mapolsekta Sidoarjo, Farid jug berkata dan meminta tolong kepada wartawan untuk memberitakan yang sebenarnya. “Sabu dalam nasi itu bukan milik saya atau saya yang membungkusnya. Nasi itu titipannya Joko teman akrap Rofiq. Dan saya juga tidak kenal baik sama Joko. Karena dititipi nasi buat kakak, saya juga tidak curiga,” kata Farid.(alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *