Bagikan Beasiswa Untuk 335 Anak, Megasurya Mas Juga Bantu Tiga Unit Dorkas Sampah


WARU- PT Megasurya Mas memberikan beasiswa kepada siswa disekitar perusahaan. Selain itu, juga menyumbang tiga unit motor roda tiga (dorkas) untuk mengangkut sampah.

Tiga unit motor roda tiga ini dimanfaatkan untuk mengangkut sampah ke TPST Desa Wadungrejo, Kecamatan Waru. “Apa yang dilakukan Megasurya Mas dengan memberi beasiswa dan membantu kebersihan lingkungan harus ditiru perusahaan lainnya,” ujar Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, saat menyerahkan beasiswa.

Penyerahan tiga motor pengangkut sampah itu, diserahkan berbarengan dengan penyerahan beasiswa kepada 355 siswa SD / MI dari Desa Tambak Sawah dan Tambak Rejo, Selasa (8/8/2017).

Saiful Ilah menambahkan, pemberian gerobak sampah dan beasiswa merupakan penyaluran CSR perusahaan. “Apa yang dilakukan PT Megasurya Mas ini, jika diikuti oleh perusahaan lain di Sidoarjo, maka persoalan sampah akan bisa teratasi,” tandasnya.

Untuk pemberian beasiswa, merupakan kegiatan rutin tiap tahun PT Megasurya Mas. Megasurya Mas, memberi beasiswa kepada siswa disekitar perusahaan.

Selain beasiswa, agenda rutin PT Megasurya Mas, juga memberi beberapa bantuan kepada warga sekitar. Diantaranya membasmi nyamuk, bersih-bersih lingkungan. Buka puasa bersama, memberi bingkisan lebaran dan lainnya.

Sedangkan penyerahan beasiswa tahun ajaran baru 2017/2018, diberikan kepada 355 siswa dari 4 sekolah. Yakni, sebanyak 120 siswa SDN Tambakrejo, 75 siswa MI Darul Ulum.

Juga kepada 65 siswa SDN Tambak Sawah dan 35 siswa MI Nurul Ikhlas dan 16 siswa prasejahtera dari ke empat sekolah tersebut. Beasiswa juga diberikan kepada siswa berprestasi dan prasejahtera di SDN Bedilan Gresik dengan jumlah 36 siswa berprestasi dan 8 siswa prasejahtera.

Pimpinan PT. Megasurya Mas, Mr Alok Kumar Jain mengatakan pemberian bea siswa ini dilakukan sebagai wujud kepedulian PT. Megasurya Mas terhadap dunia pendidikan. Terutama sekolah yang berlokasi di Desa Tambak Sawah dan Tambak Rejo.

Alok berharap, dengan pemberian beasiswa ini, anak didik lebih termotivasi dan bersemangat untuk belajar. “Dengan demikian tercipta daya manusia yang bermutu, cerdas dan kompetitif.” ujarnya. (st-12)