Kembali Raih Adipura, Bupati Sidoarjo Ingin Bakar Sampah

SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali meraih Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Penganugrahan piala yang diraih berturut-turut sebanyak sembilan kali ini, tidak lepas dari peran masyarakat Sidoarjo.

Sebelum menggelar apel Penganugrahan piala kebanggaan masyarakat Sidoarjo di alun-alun Sidoarjo, Kamis (03/08/2017), piala adipura itu dibawa oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah dan Wakil Bupati Sidoarjo Nur Achmad Syaifuddin dan diarak dari SMA Negeri 1 Sidoarjo menggunakan mobil Jeep.

Bupati Sidorjo H. Saiful Ilah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada masyarakat Sidoarjo yang telah memberikan kontribusinya dalam menjaga kebersihan. “Tanpa ada peran serta masyarakat pemerintah tidak mungkin mewujudkan Sidoarjo menjadi kota bersih,” katanya.

Ia mengakui bahwa sampai saat ini, permasalahan sampah masih belum sepenuhnya teratasi. Pasalnya, masyarakat masih kerap membuang sampah tidak pada tempatnya, seperti di gorong-gorong, jalan, bahkan di sungai, sehingga menyebabkan penyumbatan di sungai sampai akhirnya menimbulkan bau busuk dan banjir.

Untuk mengatasi hal tersebut, dirinya juga sudah mempersiapkan strategi untuk mengatasi permasalahan sampah yang ada di Sidoarjo. Seperti terealisasinya pengolahan sampah berskala besar yang nantinya, sampah tersebut diolah menjadi energi listrik.

“Sampah itu nantinya akan dibakar habis dan dikelola menjadi energi listrik. Saat ini sudah kami gagas, lokasinya di perbatasan Sidoarjo dan Pasuruan. Insya allah tahun 2018 mulai kita bangun,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo Bahrul Amig mengakui bahwa Kabupaten Sidoarjo termasuk kota urban. Hingga saat ini, penduduk Sidoarjo mencapai kurang lebih 2,3 penduduk. Oleh karena itu, perlu adanya strategi sampai tingkat RT RW untuk mengatasi sampah.

“Sekarang ditingkat desa ada tiga agen perubahan lingkungan yang dibekali berbagai macam kopetensi lingkungan. Dari tiga agen ini, mereka merekrut lagi di tingkat RT RW. Dengan langkah seperti ini, maka kita optimis dijalan sampai sungai-sungai terjaga, terawat dan bebas dari sampah,” terangnya.(alf)