Gawat nih.!!!.. Spanduk Penolakan Gedung Terpadu 17 Lantai Mulai Bermunculan

SIDOARJO- Spanduk penolakan terhadap rencana pembangunan mega proyek Gedung Terpadu Pemkab Sidoarjo 17 lantai, terpampang dibeberapa ruas jalan Kabupaten Sidoarjo, Minggu (30/07/2017).

Seperti pantauan sidoarjoterkini.com, spanduk tersebut berada diantaranya, Jl Mayjen Sungkono Magersari, Jl Raya Sukodono Ganting dan beberapa ruas jalan lainnya.

Spanduk penolakan itu datang fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Sidoarjo yang sejak awal sudah menolak pembangunan gedung yang memakan area sekitar 2,8 hektar tersebut. Seperti dari Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PAN dan PKS.

Isi dalam spanduk penolakan itu, selain penolakan terhadap pembangunan gedung yang menelan anggaran sebesar Rp 800 miliar tersebut, juga menuntut agar pembangunan proyek lain dirampungkan terlebih dahulu.

Adapun isi penolakan itu seperti, fraksi PAN “Frontag Road Segera Dituntaskan Darjo Ben Gak Macet”, fraksi PKS Tolak!!! Pembangunan Gedung Pemkab “wong Darjo Butuh Rumah dan fraksi PDI Tolak!!! Gedung 800 Milyar.

“Banyak gedung OPD-OPD masih sangat bagus-bagus dan sangat layak ditempati. Bahkan banyak sudah direnovasi tahun kemarin, malah mau membangun sentral OPD,” kata sumber di DPRD Sidoarjo yang enggan disebutkan namanya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan gedung terpadu itu, dinilai buang-buang uang rakyat. Karena banyak kantor Operasi Perangkat Daerah (OPD) masih layak digunakan bahkan baru tuntas direnovasi. “Terus mau diapakan gedung-gedung OPD yang sudah baru-baru di renovasi total itu,” tukas sumber itu keheranan.

Sementara itu, Fraksi PAN menolak pembangunan Gedung Terpadu itun, beralasan banyak proyek yang tujuan untuk melayani masyarakat, belum tuntas. Mulai Frontag Road Waru-Sidoarjo, penangan banjir dan lain sebagainya.

“Masih banyak yang perlu di prioritaskan terlebih dahulu. Seperti Frontage Road Waru-Sidoarjo untuk mengatasi kemacetan, penanganan banjir dan lain sebagainya. Harus dikaji ulang pembangunan gedung yang menelan anggaran sebesar Rp 800 miliar itu,” kata Bangun Winarso dari Fraksi PAN DPRD Sidoarjo.

Senada dengan H. Kusman anggota Fraksi PKS. Ia menuturkan bahwa di wilayah barat Sidoarjo perlu dengan adanya pelayanan rumah sakit. Bahkan masih banyak gedung-gedung pendidikan yang rusak dan perlu direnovasi.

“Ada gedung SD di Desa Balongbendo yang perlu adanya perbaikan. Sebaiknya pembangunan gedung terpadu tersebut dialihkan ke bentuk fisik bidang kesehatan, pendidikan dan hal yang lebih penting lainnya,” ucapnya.(alf)