Ribuan Warga Binaan Lapas se-Jatim Gelar Khataman Al-Qur’an


(WARUterkini) – Sebanyak 4440 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBS) yang berada di seluruh Lapas/Rutan se-Jawa Timur menggelar ngaji bersama dan mengkhatamkan Al-Qur’an, Kamis (20/04/2017).

“Ditingkat wilayah, akan di pusatkan di Rutan Medaeng Klas I Surabaya,” ucap Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Harun Sulianto usai acara Khataman Al-Qur’an di Rutan Medaeng Klas I Surabaya di Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Dalam acara yang bertajuk Nusantara Mengaji ini, nantinya juga akan di relay ke semua Lapas/Rutan se-Indonesia dengan aplikasi zoom. “Acara ini juga diagendakan untuk pemecahan rekor MURI,” ujarnya.

Ngaji bersama dan khataman Al-Qur’an tersebut juga merupakan program baru, sehingga dengan adanya acara ngaji bersama dan khataman Al-Qur’an, para warga binaan diharapkan bisa kembali menjadi manusia yang baik, menjunjung tinggi nilai-nilai moral, sosial dan keagamaan.

“Ini juga sebagai bentuk Revolusi Mental WBP untuk membangun integritas, menguatkan nilai-nilai religi dengan mengedepankan semangat nasionalisme, gotong royong dan persatuan,” tandasnya.

Selain itu, Safrudin syarif, kordinator nusantara mengaji mengatakan, dipilihnya Rutan sebagai tempat khataman Al-Qur’an karena Lapas/Rutan merupakan tempat orang-orang kesusahan. “Kalau mereka berdoa, Insya allah istajabah,” sambungnya.

Ia menambahkan, untuk progran-program selanjutnya selain khataman Al-Qur’an yakni pembinaan rohani, baik muslim maupun non muslim yang akan digelar seminggu sekali. “Untuk pembinaan rohani akan di lakukan seminggu sekali pada hari jum’at,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf yang hadir dalam acara tersebut sangat mengapresiasi. Menurutnya, para warga binaan bisa lebih leluasa untuk belajar Al-Qur’an khususnya yang beraga islam.

“Semoga saat keluar dari sini, mereka bisa berbuat baik, lebih-lebih dapat mengajak orang lain menjadi lebih baik,” harapnya.

Setelah para warga binaan nanti keluar dari Lapas/Rutan, lanjut Gus Ipul sapaan akrab Syaifullah Yusuf itu, ia mempunyai ide untuk mengajak kampanye para warga binaan, agar masyarakat lain tidak berfikir untuk berbuat kejahatan sehingga akibatnya masuk penjara.

“Kami tidak ingin penjara-penjara ini semakin penuh. Bayangkan, setiap tahun selalu naik dan didominasi oleh kasus penyalahgunaan narkoba. Terus terang sedikit merasa prihatin, sehingga perlu bekerja keras bersama-sama,” pungkasnya.(alf)