Sebanyak 647 Bangli di Sungai Buntung Bakal Ditertibkan

Maret 24, 2017

(SIDOARJOterkini)-Komisi C DPRD Sidoarjo meminta agar dinas terkait segera menertibkan sebanyak 647 bangli yang ada di kawasan Waru itu. Keberadaan Bangli tersebut mengganggu proses normalisasi sungai yang berdampak banjir pada sejumlah kawasan di Kecamatan Waru.

Bangli yang berbatasan dengan pinggir sungai tersebut menyebar di enam desa di Kecamatan Waru. Yakni, Waru, Medaeng, Bungurasih, Kedungrejo, Berbek dan Wadungasri.
“Sebanyak 647 bangli memang harus segera ditertibkan,” ujar Ketua Komisi C Abdilah Nasih, saat sidak di Sungai Buntung, Kamis (23/3/2017).

Politisi PKB tersebut meminta Dinas terkait baik itu PUPR dan Satpol PP harus sinergi terkait data hingga proses penertiban. Menyebarnya bangli di sejumlah kawasan tersebut harus direspon cepat.

Selain harus melalui proses sosialisasi, PUPR maupun Satpol PP juga harus bertindak sesuai aturan. “Jika pemilik bangli tidak melaksanakan aturan yang ditentukan, penertiban tetap harus dilakukan. Jangan sampai menunda-nunda penertiban,” tandas Nasih.

Dari 647 bangli tersebut menyebar di enam desa. Yakni, 12 bangli di kawasan Medaeng, 140 bangli di Waru, 162 bangli dei Bungurasih, 63 bangli di Kedungrejo, 150 bangli di Berbek dan 120 bangli di Wadungasro.

Sedangkan Kabid Bina Manfaat dan Pembangunan Dinas PUPR Bambang Tjatur mengatakan, saat ini didata lagi bangli di setiap desa sepanjang Sungai Buntung. Pihaknya tidak ingin satupun bangli yang luput dari penertiban. “Kondisi sungai Buntung butuh normalisasi,” tandasnya. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *