Musrenbang Tahun 2018 Dinilai Jauh Dari Subtansi

Maret 21, 2017


(SIDOARJOterkini)- Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2018 dilaksanakan di Hall Sun Hotel. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Sidoarjo, karena merupakan bagian dari tahapan dalam menentukan program dan kegiatan pada tahun berikutnya.

Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, menyatakan bahwa hasil Penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Timur dalam pengelolaan keuangan daerah harus dapat dipertahankan hingga akhir periode (2020). “Tahun depan hingga akhir periode jangan sampai tidak WTP. Dan ini harus dipertahankan sampai akhir jabatan saya”, cetusnya.

Sementara pelaksanaan musrenbang mendapatkan kritikan dari Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik dan Advokasi (PUSAKA), Fatihul Faizun. Saat diwawancarai sidoarjoterkini.com menjelaskan bahwa musrenbang yang dilaksanakan oleh Bappeda Sidoarjo jauh dari substansi, karena dalam prosesnya hanya dilakukan pemaparan-pemaparan oleh Bappeda, Dinas Pendapatan dan Bappeda, hampir tidak dibuka ruang masyarakat utk memberikan masukan.

Saat diminta tanggapan soal WTP, Paijo (panggilan akrab Fatihul Faizun), menyatakan bahwa “penilaian WTP oleh BPK Provinsi Jawa Timur itu hanya administrasi, bukan penilaian terhadap pengelolaan keuangan daerah, bahwa realisasi APBD sudah efektif dan efisien”. ungkapnya.

Paijo menambahkan “harusnya Pemda Sidoarjo tidak main-main soal perencanaan karena bisa berdampak hukum (korupsi). Dia menjelaskan bahwa banyak kasus yang sudah ditindak oleh penegak hukum karena troble saat membahas perencanaan. Misalnya proyek di Dinas Pertanian dan PDAM Delta Tirta. Tim anggaran (Eksekutif) dan Badan Anggaran (Legislatif) kurang jeli dalam membahas dan monitoring hasil perencanaan. Bukti yang paling kongkrit adalah problem RAPBD 2017 yang memicu persoalan di DPRD dan Birokrasi hingga hari ini, yakni selisih anggaran sebesar 84 Milyar” pungkasnya.(mhm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *