Aniaya Istri, Oknum Polisi Divonis Empat Bulan Penjara

Maret 15, 2017

(SIDOARJOterkini)- Ivan Faridho 32, warga Desa Banjar Bendo Rt 1 Rw 1 Kecamatan Sidoarjo, divonis empat bulan penjara oleh majelis Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Rabu (15/3/2017). Oknum polisi iniini diduga melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap Irma Farida 30, yang tak lain istrinya sendiri.

Gara-garanya, Irma memergoki Ivan sedang asik berduaan dengan Wanita Idaman Lain (WIL) saat dirumahnya Perum KNV Blok C Nomor 63 Sidoarjo, Jawa Timur.

“Saat saya mengetahui, saya ingin memotretnya, namun saya di umpat,di maki, dibenturkan ke tembok dan dicekik,” terang Irma, saat berada di PN Sidoarjo.

Akibatnya, ibu tiga anak itu mengalami memar dibagian punggung, lengan dan jari jemarinya. “Saya bukan sekali ini saja diperlakukan seperni ini (kekerasan), sudah sering, saya sudah tidak sangup membendung perlakuan itu,” jelasnya.

Irma tidak sangup lagi perlakuan bejat suaminya yang berpangkat Brigadir Polisi itu hingga memutuskan untuk bercerai. Bukan hanya itu, persoalan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) akhirnya dibawa ke ranah hukum.

Proses hukum kini berproses dipersidang Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo dengan agenda putusan. Majelis Hakim menjatuhi hukuman pidana 4 bulan penjara dengan masa percobaan 8 bulan.

Majelis berpendapat bahwa perbuatan terdakwa terbukti melanggar pasal 44 Ayat 4, UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan KDRT.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan kekerasan fisik kepada Irma Farida,” kata Ketua Majelis Hakim Sih Yuliarti SH, dalam sidang putusan yang digelar di ruang sidang Cakra.

Putusan itu lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sidoarjo. JPU menuntut terdakwa 4 bulan kurungan penjara. “Kami masih pikir-pikir untuk melakukan banding,” ujar Gitta Ratih. Begitupun dengan terdakwa, dirinya masih pikir-pikir upaya banding tersebut.

Sementara Sunarno Edi Wibowo, Kuasa Hukum Irma, menyatakan bakal mengirimkan surat rekomendasi kepada Kajari Sidoarjo untuk melakukan banding. “Itu putusan VW (hukuman percobaan) sangat ringan, kami akan rekomendasikan banding,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya berharap agar Ivan Faridho, sebagai anggota Polisi juga dipecat. “Kami harap agar dipecat,”pungkasnya.(mhm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *