Tiga Kades Jadi Tersangka Pungli Prona, Kades Lain Cemas

Maret 6, 2017

(SIDOARJOterkini)- Kepala Desa (Kades) di Sidoarjo harus berhati-hati dalam menjalankan tugasnya karena sudah tiga Kades yang tersandung kasus Pungutan Liar (Pungli) Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona), Minggu, (5/3/2017).

Ketiga Kepala Desa itu yakni Kades Sarirogo Kecamatan Sidoarjo, Eko Prabowo dan Saiful Efendi, Kepala Desa Ploso, Kecamatan Krembung. Keduanya, ditangkap penyidik Unit III Tipidkor Satreskrim Polresta Sidoarjo. Selanjutnya, Kades Dukuhsari Kecamatan Jabon, Wildanun Mukoladun yang ditangkap Penyidik Tindak Pidana Khsus Kejari Sidoarjo.
Dari ketiga kades yang menjadi tersangka kasus pungli prona hanya Saiful Efendi Kades Ploso Kecamatan Krembung yang belum ditahan.

Dugaan pungutan yang dilakukan ketiga kades yang mendapatkan program prona kepada warganya itu bervariasi antara Rp. 400,000-Rp. 1.500.000.

Misalnya Desa Dukuh Sari, pungutan Prona anggaran 2016 ditarik rata-rata senilai Rp. 400 ribu dari total quota 390 pengajuan.

Selanjutnya, Desa Sarirogo yang mendapat jatah sekitar 323 bidang untuk sertifikat massal pada tahun 2017, ditarik rata-rata 500 ribu.

Untuk yang terbaru terbaru Desa Ploso yang mendapat sekitar 800 quota. Masing-masing pemohon dipungut biaya sebesar Rp 1,5 juta. Rinciannya, untuk biaya operasional Prona sebesar Rp 500 ribu, pembuatan surat hibah dan pengukuran sebesar Rp 500 ribu dan biaya tambahan umur sebesar Rp 500 ribu.

“Pungutan biaya sebanyak Rp 1,5 juta dari tiga item itu,” kata Ajun Komisaris Polisi Teguh Setiawan, Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo. Menurutnya, seharusnya pengurusan prona tidak dipungut biaya. “Akan tetapi, tarikannya sampai segitu,” tambahnya.

Teguh mengatakan, kasus tersebut bukan hanya menyeret Kades Ploso, Saiful Efendi, sebagai tersangka. Pihaknya juga menetapkan tersangka Sekretaris Desa Ploso, Abdul Rofiq.

“Kades dan Sekdes yang paling bertanggung jawab atas perbuatan itu,” pungkas.(mhm).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *