Tanpa PDIP, PAN dan PKS, Paripurna AKD Tetap Dilanjutkan

Maret 3, 2017


(SIDOARJOterkini)- Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Sidoarjo tetap dilanjutkan. Padahal, tiga Fraksi abstain saat rapat paripurna pembentukan AKD, Kamis (2/3/2017)

Tiga Fraksi yang abstain, yakni Fraksi PDIP, Fraksi PAN dan Fraksi PKS-Nasdem. Namun, rapat paripurna dikatakan quorum karena sebanyak 28 anggota dewan yang hadir.

Selain abstain, Fraksi PDIP, Fraksi PAN, Fraksi PKS-Nasdem menarik keanggotaan dari komisi. Tiga fraksi ini juga tidak mengajukan perwakilan yang akan duduk di komisi yang masa kerjanya 2,5 tahun kedepan.

Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan mengatakan, jika rapat paripurna tetap dilanjutkan karena sudah memenuhi quorum. Karena itulah pembentukan AKD tetap dilanjutkan.

Akhirnya dalam paripurna dilakukan pemilihan pimpinan Komisi, pimpinan Badan Pembentukan Perda (Bapem Perda) dan Badan Kehormatan (BK). “Kenapa paripurna pembentukan AKD saya lanjutkan, karena sudah quorum dan sudah sesuai dengan Tata Tertib Dewan, quorum 50 plus 1,” tandas Sullamul.

Sullamul berpatokan, setiap anggota dewan wajib menjadi anggota komisi. Surat penarikan keanggotaan komisi dari Fraksi tidak bisa dilakukan, karena merupakan kewajiban. “Kami asumsikan semua anggota fraksi itu masih anggota komisi. Ketika ditarik tidak bisa karena akan ada kevakuman,” jelasnya.

Politisi PKB tersebut menambahkan, dalam paripurna kali ini bukan karena arogan atau lainnya. Melainkan, karena aturannya 2,5 tahun harus dilakukan kocok ulang AKD.

Meski demikian, Sullamul mengaku menghormati keputusan fraksi yang menarik anggotanya dari AKD. “Hasil keputusan paripurna pembentukan AkD ini akan kita konsultasikan ke Gubernur Jatim,” pungkasnya.(st-12/mhm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *