Bantuan Bencana Puting Beliung Krian Cukup, Ketua Dewan Ucapkan Terimakasih Kepada Donatur

Februari 24, 2017

(SIDOARJOterkini)- Kepedulian masyarakat terhadap musibah angin puting beliung yang menimpa Desa Keboharan dan Terungkulon, Kecamatan Krian cukup tinggi. Hal ini terbukti dari bantuan yang disalurkan kepada korban di dua desa tersebut.

Bahkan, beberapa hari pasca bencana itu bantuan dari elemen masyarakat masih berdatangan. Sejauh ini bantuan dari elemen masyarakat baik berupa logistik maupun material sudah disalurkan kepada yang berhak.

Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan mengatakan sejauh ini bantuan untuk korban puting beliung sudah cukup. Pihaknya selaku pimpinan dewan dan wakil rakyat mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan peduli terhadap korban bencana angin puting beliung.

Pria yang akrab disapa Gus Wawan ini mengaku mendapat laporan jika bantuan yang diserahkan di Posko Bencana Terungkulon maupun di Keboharan sudah disalurkan kepada yang berhak. “Kami kira bantuan untuk korban bencana angin puting beliung sudah cukup. Kami ucapkan terimakasih atas bantuan dan kepedulian semua pihak,” tandasnya.

10 hari pasca angin puting beliung, aktivitas warga sudah berangsur-angsur normal. Sullamul mengaku khawatir jika bantuan terus berdatangan dan pembagiannya tidak merata malah nantinya menimbulkan fitnah.

Untuk perbaikan rumah dan fasilitas umum yang rusak karena angin puting beliung, sebagian sudah diperbaiki. Korban juga sudah mendapat bantuan bencana
Bahkan, bantuan bencana berupa dana.

Korban bencana juga sudah membuat rekening Bank Jatim untuk menerima uang bencana. “Bantuan akan ditransfer ke masing-masing rekening warga yang menjadi korban puting beliung,” ujar Kepala Desa Keboharan Ahmad Suhaimi.

Seperti diketahui, sebanyak 470 rumah di dua Desa yakni Desa Terung Kulon meliputi Dusun Kembang Sore, Dusun Kasak dan Desa Keboharan meliputi Dusun Kanigoro, Kecamatan Krian, Sidoarjo porak poranda akibat diterjang puting beliung, Rabu (15/02/2017).

Warga tidak menyangka jika angin puting beliung akan berdampak cukup parah. Bahkan, di Desa Keboharan ada musola dan beberapa rumah rata dengan tanah.(st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *