Ditetapkan Tersangka Pelepasan TKD Kedungsolok, Notaris Rosidah Tidak Ditahan

Februari 20, 2017


(SIDOARJOterkini)- Kasus dugaan korupsi Tanah Kas Desa (TKD) Kedungsolok, relokasi Renojoyo Desa Kedungsolok, Kecamatan Porong kini menyeret tersangka baru. Tak lain, Notaris Rosidah yang mengurus akte tanah untuk korban lumpur asal Desa Renokenongo tersebut.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Adi Harsanto SH mengatakan kalau Rosidah, sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak hari Selasa (14/2/2017).
“Rosidah selaku Notaris sudah kami tetapkan sebagai tersangka sejak hari Selasa Tanggal 14 kemarin,” ujarnya, kepada wartawan saat berada di ruangannya, Senin (20/2/2017).

Masih menurut Adi, peran tersangka dalam kasus tersebut merupakan Notaris yang mengeluarkan Akta Jual Beli (AJB) dan Ikatan Jual Beli (IJB) dilahan seluas 10 hektar relokasi perum Renojoyo, Desa Kedungsolok Kecamatan Porong.

Padahal, lahan seluas 10 hektar itu didalamnya terdapat lahan TKD seluas 2,8 hektar. Aset Desa Kedungsolok itu tidak pernah ada pelepasan.

Ketika ditanya kenapa tidak di tahan Adi mengatakan kalau tersangka selama ini masih kooperatif, dan yakin tidak akan melarikan diri di tambah lagi tersangka masih di perlukan untuk membantu proses penerbitan Sertifikat Warga Perum Reno Joyo dan pelepasan Ikatan Jual Beli (IJB) dari Sunarto, “Tersangka tidak di tahan karena beberapa alasan di antaranya, koperatif, tidak akan melarikan diri dan masih mau membantu proses penerbitan sertifikat dan juga pelepasan IJB dari Sunarto kepada Warga Reno Joyo,” pungkasnya.

Perlu diketahui Rosidah merupakan tersangka yang kedua. Sebelumnya, penyidik Pidana khusus Kejari Sidoarjo, telah menetapakan Sunarto sebagai tersangka, pada tanggal 15 November 2016 lalu. Sunarto merupakan ketua tim pembebasan lahan 10 hektar yang diantaranya ada sekitar 2,8 hektar Tanah Khas Desa (TKD) itu.

Sayangnya, Rosidah saat dikonfirmasi melalui WA tidak di balas. Demikian pula saat di telfon juga tidak diangkat.(mhm).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *