Bencana Puting Beliung Krian, Rumah Rusak Bertambah Jadi 470 Unit

Februari 17, 2017


(KRIANterkini) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sidoarjo menyebutkan bahwa korban bencana angin puting beliung di Dua Desa, yakni Desa Terung Kulon dan Desa Keboharan bertambah menjadi 470 dari angka sebelumnya 449.

“Jumlah korban sebanyak 470 itu belum fix, karena saat ini kami masih melakukan pendataan,” ucap Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo, Dwijo Prawito, Jum’at (17/02/2017).

Menurut data dari BPBD Kabupaten Sidoarjo, jumlah korban sebelumnya 166, 350, 449 dan sampai saat ini 470 rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung, Rabu (15/02) petang kemarin.

Ia menambahkan, setelah melakukan pendataan itu, pihaknya akan melakukan verifikasi data, baik besar kecilnya kerugian dan kerusakan rumah warga. Sehingga, bisa ditentukan berapa anggaran bantuan dari Pemda Sidoarjo. “Masih di lakukan verifikasi dulu soal kerusakan rumah warga,” lanjut Dwijo.

Setelah dilakukan verifikasi data, pihaknya akan mengajukan anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan atas kerusakan perumahan warga ke Bupati Sidoarjo. Untuk anggaran kebencanaan dalam setahun, Anggaran yang disiapkan BPBD Sidoarjo mencapai Rp. 6 miliar.

“Untuk bencana ini masih belum tahu berapa anggarannya. Karena itu bisa diketahui nanti setelah dilakukan verifikasi. Kira-kira mana yang rusak parah, sedang dan rusak biasa,” tandasnya.

Hingga saat ini, pihak BPBD Sidoarjo sudah menyiapkan dua dapur darurat yang ditempatkan di Balai desa Terung Kulon, Kecamatan Krian. Dapur tersebut untuk membantu meringankan beban korban puting beliung dari aspek kebutuhan makanan pokok.

Selain itu, pihak BPBD Sidoarjo juga menyiapkan tenda dan perlengkapan lainnya untuk tempat tinggal sementara, dan beberapa tim kesehatan untuk pengobatan warga.(alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *