Pengukuhan Pengurus IKA-PMII Sidoarjo, Sekaligus Konsolidasi Anti Korupsi

Februari 16, 2017


(SIDOARJOterkini)- Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKAPMII) Sidoarjo akan menyelenggarakan Pengukuhan Pengurus Cabang Periode 2016-2021, tanggal 28 Pebruari 2017, di Rumah Makan Ganjaran, Sidoarjo. Dalam rangkaian acara tersebut akan dikemas dengan konsolidasi anti korupsi, serta bedah buku yang berjudul “NU Jihad Melawan Korupsi”.

Dalam keterangannya, Kamis (16/2/2017). Fatihul Faizun selaku Ketua Umum terpilih, menyatakan bahwa motivasi dilakukan acara konsolidasi tersebut antara lain mengimplementasikan ajaran Islam Nahdlatul Ulama. “Kader PMII adalah Kader NU. Di Sidoarjo banyak berproses di berbagai struktur, baik di pemerintahan maupun non-pemerintahan, bahkan juga menyebar di berbagai organisasi besar di Kabupaten Sidoarjo. Sebagai organisasi yang mewadahi alumni PMII, kita berkewajiban untuk merefleksikan kembali konsistensinya terhadap ajaran Ulama NU (antara lain, anti korupsi)” tuturnya.

Buku yang berjudul “NU Jihad Melawan Korupsi” merupakan buku yang diterbitkan hasil kerjasama antara Lakpesdam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI).

Paijo, Panggilan akrab Fatihul Faizun mengatakan bahwa sudah berkoordinasi aktif dengan pihak Lakpesdam PB NU dan KPK RI. Koordinasi secara aktif dilakukan dalam rangka memastikan kesediaan Lakpesdam PB NU dan KPK RI untuk bisa hadir dalam acara tersebut.

Saat ditanya soal potensi korupsi di Kabupaten Sidoarjo, Paijo menjelaskan, bahwa potensi korupsi di Sidoarjo lumayan cukup besar. “Dua tahun terakhir banyak kasus korupsi yang ditindak oleh penegak hukum. Dan kita sangat berapresiasi dengan langkah-langkah yang dilakukan penegak hukum, makanya kita harus terus support,” jelas paijo.

Dalam acara ini kita sudah menyampaikan surat resmi kepada Kajari Sidoarjo perihal permohonan audiensi. “Besuk, Jum’at kita akan datang bersilaturrahim ke Kantor Kajari untuk konfirmasi atas surat yang sudah kita sampaikan. Dan rencana juga akan kita undang Kajari untuk menjadi salah satu nara sumber” pungkasnya.(mhm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *