Harga Cabai Rawit Di Sidoarjo Tembus 130 Ribu Perkilogram

Februari 7, 2017


(SIDOARJOterkini) – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Baru Porong dan Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo merangkak naik hingga Rp 130 perkilogram. Hal ini sangat dikeluhkan oleh para pedagang dan pembeli bahkan oleh para pedagang makanan.

Tutik (63), salah satu pedagang di Pasar Baru Porong mengatakan, kenaikan harga cabai rawit ini sudah sejak tiga minggu kemarin. “Cabai rawit yang merah harganya Rp 130 ribu perlikogram. Sedangkan yang warna hijau, Rp 70 ribu perkilogram,” ucapnya, Selasa (07/02/2017).

Untuk menyiasati harga cabai yang semakin mahal, ia terpaksa menjual cabai rawit dengan cara mencampur cabai merah dengan cabai hijau. Kali ini, ia juga tidak berani membeli terlalu banyak dari tengkulak. “Saat harga cabai normal, saya biasanya beli sampai 6 kilogram. Tapi saat ini cuma tiga kilogram,” katanya.

Hal sama yang disampaikan oleh Susiati (54), seorang pedagang di Pasar Larangan, Candi. Harga cabai rawit mencapai Rp 130 ribu perkilogram. Dari seorang tengkulak, ia membeli dengan harga Rp 125 ribu perkilogram dan di pasar, ia jual dengan harga Rp 130 perkilogram. “Dari tengkulak, harga cabai rawit merah Rp 125 perkilogram. Semoga saja harga cabai secepatnya bisa normal kembali,” katanya.

Sementara itu, Bahrul Anam (35), seorang penjual makanan tahu tek mengaku sangat tercekik dengan harga cabai rawit yang begitu malambung tinggi. Karena, hampir seluruh pelanggannya minta dengan selera yang pedas. “Terpaksa saya bilang kepada pelanggan kalau minta pedas, saya bilang kalau nambah uang Rp 2 ribu,” terangnya.(alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *