Laporan Dugaan Penjualan TKDTak Kunjung Diproses, Warga Sidokepung Datangi Kejari

Januari 25, 2017


(SIDOARJOterkini)- Puluhan warga Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, kembali mendatangi Kantor Kejari Sidoarjo, Jalan Sultan Agung Sidoarjo. Rabu (25/1/2017)

Untuk menanyakan tindak lanjut laporan sisa lahan sekitar 1,1 hektar yang sudah dilaporkan beberapa waktu yang lalu.

Susilo, salah satu orator yang mengaku warga kelahiran asli Desa Sidokepung menuding jika kinerja Kejari Sidoarjo terkesan lambat. Padahal, ujarnya, data yang diserahkan sudah lengkap, namun persoalan itu belum juga dinaikkan.

“Mbulet koyok entot, data lho wis lengkap, kurang opomane (muter aja seperti angin kentut, data sudah lengkap, kurang apa lagi, red),” ujarnya, sambil mengulang-ulangi ucapan itu.

Setelah berorasi cukup lama, akhirnya sekitar enam perwakilan dari pendemo akhirnya masuk ke ruangan seksi Intelijen untuk melakukan audiensi. Sementara, pihak keamanan dari Kepolisan menjaga ketat untuk mengamankan aksi tersebut agar tidak anarkis.

Terpisah, Kasi Intel Kejari Sidoarjo, Andri Tri Wibowo mengatakan, terkait perkara yang sudah dilakukan bahan pengumpulan data dan keterangan itu masih belum ada indikasi peristiwa pidana. “Semua hasil yang didapat itu kami laporkan ke pimpinanan,” jelasnya.

Perlu diketahui, warga Sidokepung, Kecamatan Buduran melaporkan dugaan adanya penjualan tanah cuilan yang berada di Dusun Mlaten, Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran.

Lahan itu, dilaporkan oleh warga ke Kejari Sidoarjo. Hal itu diketahui, setelah lahan tanah gogol seluas 9,4 hektar dengan 36 pemilik gogol itu berlokasi di Dusun Mlaten itu telah sepakat menjual tanah seluas 8,3 hektar.

Namun, sisa lahan sekitar 1,1 hektar warga gogol itu tidak pernah merasa menjual. Akan tetapi, lahan tersebut justru telah didirikan perumahan milik “Green Hill”.

Bahkan, dari sisa lahan seluas 1,1 hektar itu masih ada sisa tanah dari tanah warga gogol yang diberikan kepada aset desa yang juga diurug oleh pihak pengembang (mhm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *