Empat Tahun Berdiri, Member Rumah Sehat Baznas-PGN-Al Chusnaini Capai 10 Ribu Orang

Januari 18, 2017

* Milad Baznas ke 16, Gelar Seminar dan Pemberian Paket Gizi ke Warga

Ketua DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan, secara simbolis memberikan asupan gizi kepada warga.

Ketua DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan, secara simbolis memberikan asupan gizi kepada warga.


(SUKODONOterkini)-Rumah Sehat Baznas-PGN-Al Chusnaini sudah berdiri selama 4 tahun di Desa Klopo Sepuluh, Kecamatan Sukodono. Karena merupakan layanan pengobatan gratis pasien pun yang menjadi member mencapai 10 ribu orang.

Layanan kesehatan gratis yang dinamakan Rumah Sehat tersebut untuk melayani warga miskin di wilayah Sidoarjo. Rumah Sehat juga melayani pasien emergency yang dibebaskan dari segala biaya dan tidak pandang bulu. “Untuk pasien yang sudah menjadi member sebanyak 10 ribu orang,” ujar Manager Rumas Sehat Baznas-PGN-Al Chusnaini, Iqbal Faizin, usai seminar dan pemberian paket gizi kepada warga dalam rangka Milad Baznas ke 16, di Klopo Sepuluh, Sukodono, Rabu (18/1/2017).

Hadir dalam acara seminar Hidup Sehat Dengan Diabetes Melitus, Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan. Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Gus Wawan ini berkenan memberikam paket gizi secara simbolis kepada warga miskin.

Sedangkan untuk pasien emergency tetap dilayani dan tidak mengenal kalangan, apakah miskin atau tidak. Petugas dari Rumah Sehat juga memberi penyuluhan ke seluruh wilayah Jawa Timur.

Iqbal menambahkan, untuk penyuluhan pihaknya menerjunkan tim medis, dokter dan lainnya. Kemudian mengundang warga di salah satu daerah untuk diberi penyuluhan tentang kesehatan.

Iqbal menjelaskan, pasien yang berobat di Rumah Sehat tidak dipungut biaya. Sehingga tidak disediakan loket chasier pembayaran.

Kini Rumah Sehat Baznas-PGN-Al Chusnaini sudah mempunyai rawat inap, rawat jalan dan fasilitas lainnya. “Kita siapkan 10 bed rawat inap untuk pasien miskin,” tandas Iqbal.

Sedangkan setiap harinya, Rumah Sehat yang berdiri tahun 2012 ini melayani sekitar 100 pasien rawat jalan dan empat rawat inap. Tahun 2012, Rumah Sehat sudah mempunyai sebanyak 500 KK (Kepala Keluarga) atau sekitar 900 jiwa yang menjadi member, kini sudah mencapai 10 ribu jiwa dari warga miskin.

Dibangunnya Rumah Sehat tanpa chasier tersebut merupakan kerjasama antara Perusahaan Gas Nasional (PGN), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Yayasan Al Chusnaini. Untuk pembangunan gedung dibiayai oleh PGN, lahan yang digunakan merupakan tanah wakaf dari Yayasan Al Chusnaini dan untuk biaya operasional ditanggung oleh Baznas.

Iqbal mengatakan layanan gratis yang diberikan mulai dari pencegahan hingga pemulihan kesehatan yang terbagi dua jenis. Pertama, layanan di ruangan dan kedua luar ruangan.

Layanan di ruangan terdiri atas layanan dokter umum, UGD, Poliklinik gigi dan mulut,  layanan dokter spesialis, konsultasi psikologi dan perkawinan, unit farmasi, layanan ambulans, laboratorium, USG, rawat inap dan khitan massal.

Sedangkan untuk layanan luar ruang diwujudkan dalam program seperti Pondok Sehat Terpadu, masyarakat tanggap bencana, program komunitas sehat, program ukhuwah kesehatan, sentra kesehatan, program anak sekolah sehat. “Kita juga mendatangi kantong-kantong warga miskin,” jelas Iqbal lagi.

Kawasan yang menjadi tujuan layanan luar, diprioritaskan untuk kawasan yang dihuni masyarakat miskin yang sulit mendapat akses kesehatan. Diantaranya, Desa Kalikajang, Gebang, Kepetingan, Kecamatan Sidoarjo. Kawasan ini bisa ditempuh dengan menggunakan transportasi laut.

Bangunan dua lantai yang menempati lahan waqaf seluas 1.500 m2 itu dibangun mulai September 2011 dan diresmikan 18 Juli. Rumah Sehat nantinya juga akan menjaring member dari warga miskin. Rumah Sehat bekerja sama dengan takmir masjid dan seluruh kepala desa (Kades) di Sidoarjo. Mereka akan mendata warga miskin di daerahnya.

Warga miskin juga bisa langsung mendaftar dengan menyertakan surat keterangan tidak mampu dan foto kopi KTP. Setelah mendaftar, pengelola akan mensurvey apakah layak atau tidak. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *