PNS di Sidoarjo Diminta Tak Pakai LPG Bersubsidi, Beralih ke Bright Gas

Desember 27, 2016

(SIDOARJOterkini) – Sebagai inisiatif untuk menjalankan “Gerakan Sadar Subsidi” bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sektor usaha di Kabupaten Sidoarjo, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH. M.Hum. menggelar Deklarasi Gerakan Sadar Subsidi berupa ajakan dan anjuran penggunaan LPG Non Subsidi Bright Gas 5.5 Kg.

Manager Domestic Gas Region, V Hardjono mengatakan “Gerakan Sadar Subsidi” ini bertujuan untuk membantu pemerintah agar masyarakat yang mampu khususnya birokrasi PNS dan sektor usaha di Kabupaten Sidoarjo beralih menggunakan LPG Non Subsidi.

“Masyarakat yang sudah memiliki taraf kehidupan yang baik dan mampu, seperti PNS contohnya sudah seharusnya menggunakan barang yang tidak disubsidi negara,” ujarnya usai menandatangani Deklarasi gerakan Sadar Subsidi, di Pendapa Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo, Selasa (27/12/2016).

Sementara Area Manager Communication & Relation Jatimbalinus Heppy Wulansari menjelaskan, sejauh ini LPG Non Subsidi Bright Gas mendapat sambutan yang positif dari masyarakat maupun kepala daerah yang turut andil dalam program gerakan Sadar Subsidi ini.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan Bupati maupun seluruh masyarakat Kabupaten Sidoarjo dalam gerakan sadar Subsidi ini, dengan menggunakan LPG Non Subsidi, maka juga bisa membantu menghemat subsidi negara di bidang Energi,” ujarnya.

Meski tidak ada sanksi untuk tidak menggunakan LPG Non Subsidi, pihaknya bersama Pemda dan pihak Gas akan terus melakukan pantauan terhadap restoran-restoran yang masih memakai LPG Subsidi atau tabung 3 Kg. “Disitu nanti akan kita tempelkan sticker bahwa masih memakai tabung 3 Kg. Nah inikan nanti jadi sanksi moral buat mereka,” terangnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sidoarjo H. Djoko Sartono SH,M.Si sangat mengapresiasi dan mendukung gerakan tersebut. Sehingga, ia berharap masyarakat birokrasi dapat beralih ke LPG Non Subsidi. “Harapannya masyarakat birokrasi bisa beralih ke situ dan perlahan akan kita lakukan himbauan secara tertulis,” harapnya.(alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *