Dengan Matadelta, Sampaikan Aspirasi ke DPRD Sidoarjo Hanya Pakai Ujung Jari

Desember 27, 2016
img_20161223_222939

Matadelta
(SIDOARJOterkini)- DPRD Sidoarjo kini sudah
memiliki aplikasi berbasis android bernama Matadelta (Mobile Aspirasi Anggota DPRD Kota Delta). Aplikasi ini dilaunching pada Jumat (23/12/2016) malam, di Halaman Kantor DPRD Sidoarjo.

Hadir dalam peresmian anggota Forkopimda Sidoarjo yang berkesempatan menekan sebuah smartphone secara bersama-sama, sebagai simbol dibukanya aplikasi ini. Selain itu juga hadir ratusan undangan untuk menyaksikan peresmian.

Lalu seperti apa aplikasi Matadelta dan manfaatnya bagi warga Sidoarjo dan DPRD Sidoarjo?. Ketua DPRD Sidoarjo, H Sullamul Hadi Nurmawan SThI menjelaskan,
aplikasi Matadelta dilahirkan untuk menyelesaikan problematika sosial
masyarakat Sidoarjo yang kian kompleks.

Dengan Matadelta, dalam menyampaikan aspirasi atau keluhan masyarakat
sudah tidak perlu lagi mengadu dengan datang langsung ke DPRD Sidoarjo. “Penyampaian aspirasi cukup dengan ujung jari. Masyarakat
tinggal mengklik Matadelta dengan jari, kemudian mengetik masalah
yang diadukan, lalu klik kirim,” jelas Sullamul.

Nah, keluhan dengan otomatis akan diterima dewan. Kemudian masalah itu akan dijawab oleh
anggota dewan yang terkait dengan bidang masalah yang diadukan.

Jika yang diadukan adalah masalah pendidikan, kesehatan atau
perburuhan, akan menjawab adalah anggota dewan yang
tergabung di Komisi D. Masalah pembangunan dijawab
Komisi C. Masalah hukum pemerintahan, dijawab
Komisi A. Masalah perekonomian dan keuangan dijawab Komisi B.

Atau masyarakat bisa mengadukan langsung ke anggota dewan yang dimaksud. Jawaban terkait persoalan yang ditanyakan akan langsung masuk ke ponsel pengirim aspirasi.

Dengan teknis pengaduan seperti itu, masyarakat akan diuntungkan. Mereka tak perlu datang ke Kantor DPRD Sidoarjo. Dengan teknis itu pula, masyarakat
Sidoarjo bisa mengenal lebih dekat 50 orang wakilnya di DPRD.

Ketua Dewan yang akrab disapa Gus Wawan ini menandaskan, secara otomatis, aplikasi Matadelta juga akan menjadi sebuah
parameter, siapa anggota DPRD Sidoarjo yang tidak atau kurang aktif
dan responsif.

Setiap jawaban yang diberikan akan ada tandanya. Pengaduan tetap bisa dijawab, meski anggota dewan
sedang berada di luar daerah bahkan di luar negeri, karena aplikasi
ini bisa diakses di seluruh dunia.

Dengan aplikasi Mata Delta pula, masyarakat bisa
memberikan saran, permintaan, kritikan, bahkan pujian kepada DPRD
Sidoarjo maupun pengembangan pelayanan dan pembangunan di Sidoarjo. “Kami berharap masyarakat bisa aktif menggunakan Matadelta,” ucap Gus Wawan.

Aplikasi Matadelta diluncurkan,
setelah pihaknya melihat kondisi masyarakat Sidoarjo yang kini telah
melek teknologi informasi. Dari sekitar 2,4 juta warga yang menghuni
Kota Delta, sekitar 80 persen diantaranya sudah memiliki bahkan mahir mengoperasikan smartphone. Mereka sudah banyak berkecimpung dan berkomunikasi di sejumlah medsos, seperti facebook, twitter, dan lainnya.

Aplikasi Mata Delta ternyata
dibuat sendiri oleh Tim IT Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Sidoarjo.

Pembantu Rektor dan Dosen
Teknik Elektro, serta Kepala Pusat TIK & Robotika Institut Teknologi
Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Eko Setiaji PHd yang menjadi pembicara dalam acara itu mengatakan, dari
status kota mulai Traditional City, Digital City, hingga Smart City,
Kabupaten Sidoarjo saat ini sudah berstatus Digital City. Salah satu
indikatornya, sebagian besar masyarakat Sidoarjo saat ini sudah akrab dengan smartphone.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo H Saiful Illah SH MHum mengapresiasi peluncuran aplikasi Matadelta. Dia berharap, aplikasi itu bisa memberikan warna baru dalam peningkatan kualitas
pelayanan di Sidoarjo, khususnya di bidang penampungan aspirasi
masyarakat.

Dengan aplikasi Matadelta, lanjut Saiful Ilah, DPRD bisa lebih mengetahui keluhan masyarakat. “Saya ucapkan selamat atas lahirnya aplikasi Matadelta,
dan semoga bermanfaat,” tandas Saiful Ilah.

Dalam Launching Matadelta, dihadiri pejabat Forkopimda Sidoarjo, seperti
Bupati  Saiful Ilah SH MHum, Kapolresta Sidoarjo AKBP Muh Anwar Nasir,
dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol (Inf) Andre Julian, peluncuran
aplikasi Mata Delta juga diikuti sejumlah pejabat dinas Pemkab.
Diantaranya, Kepala Bappeda Sulaksono, Kadishub Joko Santosa, Kadis PU
Bina Marga Sigit Setyawan, dan Kabag Kerjasama Ari Suryono. Hadir pula Tampak
pula sejumlah camat, kepala desa, dan perwakilan dari ormas.(st-12/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *