Menpora Lantik Ikatan Alumni UINSA Surabaya-Sidoarjo

20161225_082114
(SIDOARJOterkini)-Ikatan Keluarga Alumni UIN Sunan Ampel Surabaya (IKA UINSA) Kordinator Daerah (korda) Sidoarjo  dan Surabaya masa bakti 2016 – 2020 di Pendopo kabupaten Sidoarjo terbentuk. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi melantikmelantik ikatan alumni ini Minggu (25/12)
 
Pelantikan IKA UINSA dirancang dengan pelbagai kegitan yang cukup padat. Diawali dengan “melaku bareng menpora” tepat pukul 06.00 Wib. Kegiatan jalan sehat ini, selain diikuti oleh seluruh keluarga alumni IKA UINSA Sidoarjo juga melibatkan ribuan masyarakat umum yang hadir pada acara car free day. Setelah pelantikan dilanjutkan tes urine serta kegiatan bincang kepemudaan tentang bahaya narkoba kerjasama dengan BNN Sidoarjo. 
 
Hadir dalam pelantikan itu, Bupati Sidoarjo, H. Saiful ilah, wakil bupati sidoarjo, H. Nur Ahmad saifuddin, ketua DPRD Sidoarjo, H. Sulamul Hadi Nurmawan,  dan seluruh forum komunikasi pimpinan daerah Sidoarjo, Kapolres Sidoarjo, Dandim Sidoarjo, tokoh masyarakat, dan juga seluruh elemen organisasi kemasyarakatan seluruh Sidoarjo, dan masyarakat umum.
 
Imam Nahrawi yang juga sebagai ketua pusat IKA UINSA itu menyampaikan selamat dan sukses atas pelantikan IKA UINSA Korda Sidoarjo dan Surabaya dan meminta agar IKA UINSA Korda Sidoarjo – Surabaya dijadikan sebagai forum silaturahmi, membangun kebersamaan, kekompakan saling menolong dan membantu masyarakat. “Saya berharap IKA UINSA tidak hanya sekedar sebagai temu kangen saja, tapi mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara,” harapnya.
 
Imam Nahrawi menambahkan seluruh alumni IKA UINSA dimanapun berada terus memberikan yang terbaik buat masyarakat. Bukan sebaliknya  menjadi beban di tengah masyarakat. “Alumni yang terjun di tengah masyarakat tidak membuat persoalan baru, tapi justru dapat berkontribusi dalam masyarakat,” tuturnya.
 
IKA UINSA juga diminta meluruskan niat dalam membesarkan almamater UIN Sunan Ampel Surabaya. IKA UINSA hadir bebas dari kepentingan politik manapun.  
 
Imam Nahrawi mengaku tak akan membawa IKA UINSA ke ranah politik. Sebab, para alumni IKA UINSA yang tersebar di seluruh wilayah indonesia berasal dari latar belakang organisasi yang berbeda beda. Ada alumni yang dulunya berkecimpung di PMII, HMI, IMM dan organisasi lainnya. “Karena itu IKA UINSA harus independen. Dan bisa merangkul semua kalangan,” tegasnya.
 
Dengan hadirnya beragam  perbedaaan dan latar belakang organisasi yang ada di IKA UINSA, merupakan satu anugerah yang menjadikan IKA UINSA semakin besar, dan mampu menebar rahmatan lillalamin.  
 
Sementara itu, Ghufron Ahmad Yani, selaku ketua IKA UINSA korda Sidoarjo berharap hadirnya IKA UINSA Sidoarjo ini dapat menjadi wadah silaturahmi bagi seluruh alumni UINSA Sidoarjo. Apalagi di Sidoarjo ini banyak alumni yang memiliki peran dan posisi penting dari berbagai lini. Mulai dari akademisi, guru, kyai, tokoh masyarakat, politisi dan serta pengusaha. “karena itu, kami ingin menyatukan seluruh potensi yang ada untuk memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Sidoarjo, kerena pembangunan masyarakat harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat dari berbagai disiplin keilmuan. IKA UINSA yang notebenenya adalah insan-insan intelektual punya potensi untuk itu ,” tegasnya.(st-12/ist)