Jelang Natal Dan Tahun Baru, Harga Sembako Melonjak Tajam

Desember 13, 2016

img-20161213-wa0026
(CANDIterkini) – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2017, beberapa harga komoditas sembako di Pasar Tradisional Sidoarjo di Desa Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo melonjak tajam. Hal ini selain disebabkan perubahan musim sehingga menyebabkan stok yang minim, juga disebabkan para pedagang yang masih menikmati libur panjang.

Kusnawiyah (43), salah satu pedagang mengatakan, beberapa komoditas sayuran yang mengalami kenaikan harga yakni, Cabe Rawit, Cabe Merah, Wortel, Tomat, Kubis, Bawang Merah serta Buncis. “Rata-rata mengalami kenaikan mas. Karena barang dari petani tidak ada, juga para pedagang masih jarang yang berjualan,” ucapnya, Selasa (13/12/2016).

Ia menambahkan, kenaikan harga komoditi sayuran ini mulai Minggu (11/12) kemarin dan diperkirakan berlangsung hingga awal tahun 2017 mendatang. Selain itu, kenaikan harga ini dianggap para pedagang wajar. Pasalnya, harga komoditas akan mengalami kenaikan pada setiap ada momen-momen tertentu.

“Kalau konsumen sih, masih aman-aman saja. Soalnya mereka menyadari kalau setiap ada momen-momen tertentu akan mengalami kenaikan. Apalagi musim yang saat ini tidak menentu. Paling-paling belanjaan mereka menurun,” tambahnya.

Menurut pantauan sidoarjoterkini dilapangan, harga Cabe Rawit saat ini mencapai Rp 50.000 perkilogram dari harga semula Rp 35.000. Cabe Merah naik hingga Rp 45.000 dari harga sebelumnya Rp 33.000. Wortel menjadi Rp 12.000 dari harga sebelumnya Rp 4.000. Tomat menjadi Rp 10.000 dari harga Rp 6.000. Kubis menjadi Rp 12.000 dari harga semula Rp 7.000. Bawang Merah menjadi Rp 35.000 dari harga semula Rp 28.000 dan Buncis mencapai Rp 13.000 dari harga semula Rp 7.000.

Tidak hanya itu, beberapa bahan sembako seperti Gula, Minyak Goreng dan Telur juga ikut naik. Gula yang sebelumnya Rp 12.000 perkilogram, menjadi Rp 13.000 perkilogram. Telur yang sebelumnya Rp 16.000 perkilogram, menjadi Rp 20.000 perkilogram dan Minyak Goreng yang sebelumnya Rp 11.000 perliter menjadi Rp 12.000 perliter.

“Udah biasa kalo menjelang tahun baru, bahan-bahan pasti naik. Tapi beberapa bahan sembako juga ada yang turun, seperti Gula merah, Kacang, Ketan. Tapi kalo beras masih normal,” terang Fahriyah (55) salah satu pedagang bahan pokok di Pasar Tradisional Sidoarjo itu.(alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *