Penutupan Tanggulangin Fair, Pamerkan Tas Koper Raksasa

Desember 9, 2016

img-20161209-wa0038
(TANGGULANGINterkini) – Sebuah tas koper berukuran raksasa dipampang saat acara penutupan Tanggulangin Fair di Pasar Wisata Tanggulangin, di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jum’at (09/12/2016).

Tas yang mempunyai panjang 250 centimeter, lebar 175 centimeter dan tebal 80 centimeter ini di lounching langsung oleh Bupati Sidoarjo, Syaiful Ilah bersama perwakilan kementerian koperasi, Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) Ahmad Zabadi.

Bupati Sidoarjo, Syaiful Ilah mengatakan, tas raksasa ini nantinya akan dijadikan sebuah icon di Koperasi Intako dan rencananya akan di pajang di pusat produksi tas dikawasan Tanggulangin tersebut. “Rencananya akan ditaruh di Intako. Entah nanti di buat foto-foto atau selfi-selfi oleh pengunjung,” katanya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Intako, Ainur Rofiq mengatakan dalam pengerjaan tas raksasa ini membutuhkan waktu 10 hari dengan dijahit secara manual oleh empat orang pengerajin dan menelan biaya kurang lebih Rp 10 juta. “Jahitnya kita plong dulu terus kita masuki benang. Makanya pengerjaannya sampai 10 hari,” ucapnya.

Selama ini, lanjut Ainur Rofiq, ia mengaku kesulitan untuk mendapatkan segala macam aksesoris tas, baik tas yang raksasa ini maupun tas yang tiap harinya dieksport. “Kesulitannya yaitu pada aksesoris tas. Karena selama ini, aksesoris kami import dari luar negeri,” ucapnya.

Selain itu, ide pembuatan koper raksasa ini berawal saat dirinya mendapat masukan dari konsultan Pemerintah Daerah Sidoarjo untuk membuat icon koperasi. “Sekarang kan marak di media-media sosial. Jadi waktu teman-teman bilang membuat tas raksasa, kenapa enggak? Maka kita jadikan hal semacam ini,” pungkasnya.(alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *