Kodim 0816 Bersama Pemkab Sidoarjo Galakan Swasembada Pangan

November 23, 2016
dsc_7184

(BUDURANterkini)- Program pemerintah menuju 2018 swasembada pangan terus digalakkan oleh TNI bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Kodim 0816 Sidoarjo bersama Pemkab Sidoarjo terus melakukan pendampingan dan pengawalan para petani dalam menanam padi. Salah satu hasilnya adalah digelarnya kegiatan panen raya padi di persawahan Desa Prasung Buduran, Selasa, (22/11). Tadi pagi, panen raya padi seluas 30 Ha dipanen oleh Danrem 084 Bhaskara Jaya Kolonel Czi Denny Herman, Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Andre Julian serta Kapolresta Sidoarjo AKBP Muh. Anwar Nasir S.I.K, M.H dan para pejabat terkait.

Danrem 084 Bhaskara Jaya Kolonel Czi Denny Herman mengatakan ketahanan pangan sangat penting diwujudkan. Ia mengatakan ketahanan bukan hanya dibidang keamanan saja. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Melalui swasembada pangan akan terwujud ketahanan pangan nasional. Untuk itu TNI bersama aparatur pemerintah daerah dan masyarakat akan terus berusaha mewujudkan hal tersebut.

Kedepan ia katakan akan terus meningkatkan target swasembada pangan. Salah satu upayanya adalah mencetak lahan-lahan tidur menjadi lahan produksi atau mencetak sawah baru.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menetapkan lahan pertanian berkelanjutan seluas 12 ribu hektar. Lahan-lahan pertanian tersebut akan tetap dipertahankan. Lahan pertanian tersebut jangan sampai tergeser oleh pengembangan-pengembangan yang lain. Untuk ia berharap semua pihak konsekuen terhadap penetapan lahan pertanian berkelanjutan.

Wakil Bupati Sidoarjo juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus mendukung pertanian yang ada. Infrastruktur pendukung pertanian akan terus diberikan. Seperti pemberian alat-alat pertanian kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang selama ini dilakukan.

Sementara itu Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Andre Julian mengatakan Kodim 0816 Sidoarjo telah melaksanakan program pendampinganTNI dalam Upsus (Upaya Khusus) Swasembada Pangan di Kabupaten Sidoarjo berjalan 2 tahun. Ia katakan luas lahan baku sawah pertanian di Kabupaten Sidoarjo seluas 22.250 Hektar. Dari luasan tersebut dipetakan menjadi tiga kelompok. Pertama luas lahan sawah yang ditanami padi dalam satu tahun dua kali atau lebih seluas 16.676 Hektar. Yang kedua luas lahan sawah yang ditanami padi dalam satu tahun hanya satu kali seluas 841 Hektar. Dan yang terakhir luas lahan sawah yang hanya bisa ditanami tebu maupun polowijo seluas 4.733 Hektar.

Ia katakan hasil realisasi pelaksanaan Upsus terus mengalami peningkatan tiap periodenya meski target pada periode april-september 2015 mengalami penurunan dikarenakan kemarau. Target periode April-September 2016 sebesar 15.714 Ha terealisasi sebesar 17.280 Ha atau sebesar 109%. Melihat data tersebut BPS mengungkapkan data bahwa tahun 2015 luas panen di Kabupaten Sidoarjo sebesar 31.455 Ha dengan produktivitas padi 73,92 Kw/Ha. Atau diperoleh produksi padi sebesar 232.516 ton gabah kering giling atau lebih tinggi dari tahun 2014 lalu yang hanya mencapai 202.439 ton. Oleh karena itu capain tersebut menjadikan angka tertinggi di Jawa Timur. (st-12/hms/git)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *