Haul Setahun KH Abdi Manaf Kloposepuluh, Tokoh NU Sidoarjo Selalu Dikenang

IMG-20160627-WA0001
(SUKODONOterkini)- Berbagai lapisan masyarakat hadiri peringatan (Haul) satu tahun wafatnya Kyai Haji Abdy Manab di kediaman salah satu tokoh ulama yang cukup disegani ini di komplek pondok pesantren al chusnaini Kloposepuluh Sukodono. Kyai Haji Abdy Manab yang juga orang tua dari ketua DPRD Sullamul Hadi Nurmawan atau akrab dipanggil gus wawan ini. Nampak turut hadir pada acara haul 1 tahun KH Abdy Manab ini , bupati Sidoarjo Saiful Ilah , Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin , anggota DPRD Sidoarjo , para Ulama , utamanya tokoh tokoh NU dari berbagai tingkatan, minggu (26-6-2016) malam.

Diawali dengan sambutan dari keluarga besar almarhum , dilanjut bacaan yasin dan tahlil, disambung ceramah agama oleh KH. Prof. Dr .Ali Maschan Moesa . Dalam ceramahnya, Ali Maschan Moesa menyampaikan pentingnya pendekatan budaya dan Suri tauladan atau uswatun chasanah dalam menjalankan hidup beragama.

” Berdasarkan informasi berbagai lembaga survei, orang yang mengaku berlatar belakang Nahdliyin atau NU semakin meningkat. Hal ini , terjadi karena NU dalam keberagamaannya memelihara tradisi yang ada di Masyarakat, sebagaimana dahulu para wali songo sukses dengan pendekatan budayanya,” tutur Ali Maschan.

Menurutnya, ajaran tradisi NU inilah yang justru mampu menjawab kegagalan modernitas yang positivistik , dan kosong atau hampa pada sisi spiritualitas kehidupan. Meski , NU pernah dihantam kanan kiri , di bid ‘ah bid’ahkan namun waktulah yang menunjukkan kaum Nahdliyin justru makin meningkat.

Selain pentingnya pendekatan budaya yang bermuara pada tradisi , salah satu kekuatan Nahdliyin adalah pentingnya Uswatun Hasanah atau suri tauladan. Suri tauladan , menjadi transmisi terpeliharanya ajaran, tradisi dan eksistensi organisasi NU.

” Apa yang dicapai Sullamul Hadi Nurmawan merupakan hasil dari suri tauladan almarhum Kyai Abdy Manab. Dan saya yakin , suri tauladan yang dimiliki oleh orang tua almarhumlah yang diteruskan oleh almarhum Kyai Abdy Manab,” ungkap mantan ketua PWNU Jawa Timur ini.

Ali Maschan Moesa lebih jauh menyampaikan, perlu belajar banyak pada almarhum Kyai Haji Abdy Manab utamanya terkait suri tauladan yang dipegang oleh almarhum semasa hidupnya.(st-12)