Orbitkan Penyanyi Asal Sidoarjo Ayunda Goba, Youngky RM Ciptakan Lagu Sontoloyo

Ayunda Goba atau akrab disapa Kak Di menunjukkan album yang lagunya diciptakan Youngky RM

Ayunda Goba atau akrab disapa Kak Di menunjukkan album yang lagunya diciptakan Youngky RM

(SIDOARJOterkini)-Pencipta lagu tenar asal Jakarta Youngky RM tak henti-hentinya berkarya dan mempromosikan penyanyi lokal hingga menjadi artis ibukota. Kali ini Youngky RM menciptakan lagu baru berjudul “Sontoloyo” yang dinyanyikan oleh Ayunda Goba asal Sidoarjo.

 

Dalam album jenis house remix dangdut itu ada 6 lagu yang dinyanyikan oleh Ayunda Goba. Selain lagu Sontoloyo yang menjadi andalan hits, juga ada lagu berjudul Goyang Goba (goyang balon), Romeo Bercinta, Janda Aselole, Pacarku Anak Bandara dan Muara Kasih.

 

Dalam album Sontoloyo video klipnya ini juga melibatkan banyak artis dan pelawak atau pemain srimulat ibukota. Seperti Gogon dan Jejen. Album Sontoloyo ini dalam video klipnya menceritakan soal perselingkuhan nyata yang melanda sebuah kisah cinta seseorang.

 

Ayunda Goba merasa bersyukur dan senang bisa mempunyai album lagu yang didampingi oleh pencipta lagu terkenal di tingkat Nasional. Ayunda bercerita jika sebelumnya adalah penyanyi panggung yang sekaligus pimpinan Orkes Melayu ‘New Goba’ yang keliling dalam dan luar kota. Soal berkenalan dan sampai dipromosikan dalam album oleh Youngky RM, ketemuannya tidak sengaja saat menghadiri ulang tahun Doyok pelawak senior di Jakarta saat perayaan 17 Agustus 2015.

 

“Di acara Doyok itu, saya menyumbang lagu berjudul Ku Damba milik Evie Tamala. Setelah menyanyi, sepertinya Youngky tertarik dengan karakter suara dan gaya panggung yang saya miliki. Seiring waktu berjalan, mas Youngky menawarkan lagu ciptaannya untuk saya nyanyikan dan terbitlah album perdana saya ini,” ucapnya saat ditemui di rumahnya di perumahan Bumi Citra Fajar blok A5 no 143 Bulu Sidokare Sidoarjo Sabtu (07/11/2015).

 

Ayunda bercerita, album perdananya ini mengisahkan sebuah kisah cinta yang dilanda tentang perselingkuhan. Kisah cinta yang semula adem ayem, menjadi tidak harmonis karena kehadiran sahabat dekatnya.

 

“Siapapun orangnya bisa mengalami demikian (perselingkuhan,)” tuturnya.

 

Disinggung soal gaya menyanyi, Wakil Ketua DPC PAMMI Sidoarjo itu menyatakan, dalam berkarya di blantika musik tidak harus memandang usia. Gaya berhijab tidak harus menghentikan energik dalam aksi karya. Hasil karya yang ¬†dipersembahkan untuk ibu. “Saya ingin tetap menjadi penyanyi yang energik, berhijab dan membawa kebudayaan dan tetap mempertahankan etika dan estetika yang saya milik dari tanah kelahiran di Sidoarjo,” tambahnya.(Myu)