Kepergok Warga, Maling Motor Tewas Terkena Bondet

 

 

(SIDOARJOterkini)-Kepergok warga sedang mencuri motor di depan warnet Bluru, Kecamatan Sidoarjo, seorang pria akhirnya tewas. Bukan karena dihajar massa, melainkan karena terkenda ledakan bom bondet yang dibawanya sendiri.

Pelaku diduga panik ketika ditangkap massa dan bermaksud akan menakuti warga dengan meledakkan bom bondet. Namun, bom bondet itu meledak dan mengoyak tubuhnya sendiri. “Beruntung tidak sampai mengenai warga,” ujar salah satu warga setempat.

Informasi yang diperoleh, pelaku yang menggunakan celana warna biru dongker dan jaket biru ini terlihat masuk ke halaman warnet. Kemudian dia mengambil motor Vixion Nopol W 4144 DK milik Bayu Afif Maulana 17, Warga Bluru, Kecamatan Sidoarjo, Sabtu (4/7/2015) sekitar pukul 22.25 WIB.

Mengetahui motor kesayangannya akan dibawa kabur maling, Bayu kemudian keluar dan berteriak maling. Pelaku yang tidak menyangka kalau pemilik motor mengetahui aksinya kaget dan berusaha melarikan diri.

Nahas, warga sudah berkerumun di luar halaman warnet yang hendak hendak pelaku. Namun melaku yang membawa bom bondet hendak meledakkan bom itu dengan maksud agar warga takut.

Sayang, bom bondet yang ditaruh dibalik jaketnya keburu meledak dan mengenai tubuhnya sendiri hingga terkapar ditanah. Beruntung ledakan bondet itu tidak sampai mengenai warna yang berada di dekat pelaku.

Lokasi pencurian cukup ramai, karena bersebelahan dengan warung bakso yang buka sampai malam hari. Diduga, pelaku yang hanya membawa handpohone dan tidak membawa identitas apapaun itu bersama dengan temannya. Pelaku diturunkan di dekat warnet dan temannya menunggu di tempat agak jauh.

Polisi yang mendapat laporan ke lokasi dan mengevakuasi pelaku ke RS Siti Hajar. Namun, karena pelaku mengalami luka serius, akhirnya meninggal dunia, “Kita masih menyelidiki kasus ini, termasuk keberadaan bondet apakah meledak sendiri atau sengaja diledakkan,” ujar Kapolres Sidoarjo AKBP Anggoro Sukartono.

Untuk penanganan sekanjutnya, polisi kemudian merujuk pelaku ke RSUD Sidoarjo. Polisi akan mencari identitas pelaku melalui handphone miliknya yanf ditemukan di lokasi kejadian. Termasuk, apakah pelaku merupakan jaringan sindikat pencuri motor yang beraksi di Sidoarjo dan sekitarnya. (st-12)