Disambati Jalan Rusak, Bupati Murka

April 14, 2015
image

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat meninjau lokasi puting beliung. Kemudian disambati jalan rusak membuat orang nomer satu di Sidoarjo ini murka

(JABONterkini)- Keluhan Dirun dan warga Dusun Bangunsari, Desa Kalisogo, Kecamatan Jabon terkait akses jalan menuju kawasan itu yang rusak, membuat Bupati Sidoarjo Saiful Ilah ngamuk. Hal ini terjadi ketika orang nomer satu di Sidoarjo itu meninjau bencana puting beliung di kawasan itu.

Kenapa sampai Saiful Ilah naik pitam?, bermula ketika salah satu warga mengeluh jalan akses ke Bangun Sari yang rusak parah. Bupati sebenarnya sudah menjawab jika jalan yang ada disisi Sungai Porong itu kewenangan pusat.

Setelah pertanyaan itu, perhatian bupati beralih ke rumah yang rusak akibat puting beliung. Bupati sempat mendekat ke rumah Heri yang ambruk.

Bahkan, Saiful Ilah menurut saja ketika sejumlah wartawan memintanya mendekat ke rumah yang ambruk. “Opo aku dikongkon penekan nang ndukur omah iku (apa saya disuruh naik sekalian diatas rumah itu,red),” ujar Saiful Ilah bercanda kepada wartawan.

Usai melihat rumah Heri yang ambruk, bupati yang didampingi Wabup HMG Hadi Sutjipto, Kepala BPBD Dwijo Prawito, Camat Jabon Ali Sarbini dan Kades Tambak Kalisogo Fajar Shodiq meminta kepada warga sabar dan yang penting rumahnya dulu diperbaiki.

Namun, Dirun yang kala itu  hanya memakai celana pendek dan bertelanjang dada kembali menanyakan jalan yang rusak. Menurut dia, pemerintah harus bertanggungjawab dan segera memperbaiki jalan tersebut.

Lontaran pertanyaan Dirun inilah yang membuat Saiful Ilah muntab. “Wis koen ojo kakean cocot, ngisin-ngisini akeh wong takon nang kene (kamu jangan banyak bicara, malu-maluin tanya banyak orang),” ujar Saiful Ilah berkali-kali sambil memegang tangan Dirun.

Melihat bupatinya marah, Dirun tak berani meneruskan pertanyaannya. Dia hanya mengatakan iya bah iya bah kepada Saiful Ilah.

Tentu saja kejadian itu membuat warga Bangun Sari yang berada di lokasi itu memicingkan dahinya. “Kok bupati seperti itu. Kan memang jalan menuju kesini (Bangun Sari,red) rusak parah. Banyak anak sekolah yang jatuh,” ujar salah satu warga Bangun Sari.

Untuk meredam masalah itu, Camat Jabon Ali Sarbini mengatakan jika jalan akses mulai Permisan ke timur tahun ini akan dibangun. “Tahun ini info yang saya terima mulai dibangun. Belum tahu berapa kilometer,” jelasnya.

Untuk menuju lokasi bencana puting beliung memang butuh perjuangan. Jika langsung dari Porong harus melewati jalan rusak parah. Jika melalui Tlocor jalan mulus tapi harus menyeberang Sungai Porong.

Bupati dan wakil bupati saat menuju lokasi terpaksa harus ganti naik mobil double cabin milik BPBD. Mobil dinas sedan yang dipakai tidak berani menerobos jalan rusak berlubang yang tergenang air.

Meski naik mobil double cabin juga harus hati-hati. “Jalan menuju ke lokasi memang jelek. Ini bapak harus baik mobilnya BPBD. Kalau naik sedan jadi apa,” ujar salah satu pegawai pemkab yang ikut ke lokasi.(st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *