DPD Golkar Sidoarjo Merapat ke Kubu Agung Laksono

Maret 31, 2015
image

              Ketua DPD Golkar                Warih Andono

(SIDOARJOterkini)- DPD Golkar Sidoarjo merapat ke DPP Golkar kubu Agung Laksono. Hal ini dikarenakan kader patuh pada legalitas kepengurusan yang diakui oleh pemerintah.

Sekretaris DPD Golkar Sidoarjo, Margono mengatakan pihaknya bersama sekretaris DPD Golkar se Jatim sudah bertemu dengan Ketua Umum Golkar Agung Laksono dan pengurus DPP lainnya. “Intinya kami kader dibawah akan menaati azas partai yang sah,” ujarnya.

Margono menambahkan, dalam pertemuan dengan Agung Laksono diyakinkan jika kepengurusan DPD Golkar tidak ada perubahan. Hal ini dikarenakan masa tugas pengurus DPD II Golkar banyak yang belum berakhir.

Ketika ditanya apakah DPD Golkar Sidoarjo tidak loyal kepada kepengurusan Golkar dibawah Aburizal Bakrie?, Margono menegaskan dalam hal ini tidak ada istilah belot membelot. Pihaknya hanya mengikuti azas kepartaian yang legal.

Padahal dalam musyawarah nasional (munas) Golkar, DPD Golkar Sidoarjo mendukung Aburizal Bakrie. Kenyataannya, kini ketika Menkumham mengakui kepengurusan Agung Laksono, DPD Golkar Sidoarjo merapat ke kubu Munas Ancol tersebut.

Margono juga menepis kabar yang berkembang jika Ketua DPD Golkar Sidoarjo dijabat Plt. Apalagi Plt Ketua DPD Golkar dijabat oleh dirinya.

Namun, Margono menjelaskan SK pengangkatan Ketua DPD Golkar Sidoarjo Warih Andono terhitung mulai 28 Oktober 2010. Sedangkan masa berakhirnya sampai akhir tahun 2015. “Tidak ada Plt, ketuanya tetap Warih Andono,” tandasnya.

Termasuk nantinya dalam Pilkada Sidoarjo tentunya akan dimintakan arahan terkait sikap Golkar. Apakah akan mengusung kader sendiri atau hanya sebagai pendukung saja.

Golkar meraih 5 kursi di DPRD Sidoarjo sehingga jika ingin mengusung cabup-cawabup harus berkoalisi dengan partai lain. “Kita realistis saja, kalaupun maju tentu pada posisi wakil bupati,” tambah Ketua DPD Golkar Sidoarjo Warih Andono.

Ketika ditanya kapan akan melakukan penjaringan cabup-cawabup!, Warih mengaku masih menunggu arahan dari DPP. Namun, banyak kader yang berharap agar Golkar mengusung calon sendiri sebagai cawabup.(st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *