Tak Juga Diperbaiki, Kades Protes Eks Galian Pipa PDAM

Maret 24, 2015
image

Kades Sugihwaras Hj Nuryati menunjukkan jalan yang rusak akibat galian pipa PDAM

(CANDIterkini)- Untuk kesekian kalinya bekas galian pipa PDAM Delta Tirta Sidoarjo yang mengakibatkan jalan rusak diprotes. Kali ini protes disampaikan warga Desa Sugihwaras dan Kedunkendo, Kecamatan Candi.

Bahkan, PDAM Delta Tirta dituding tidak bertanggungjawab dalam menangani perbaikan bekas galian proyek pipanisasi. Lebih dari tiga bulan kerusakan jalan Desa Sugihwaras dan Kedungkendo ditelantarkan.

Kepala Desa Sugih Waras, Hj. Nuryanti mengatakan jalan poros Sugihwaras-Kedungjendo yang panjangnya 500 meter itu rusak kiri kanan akibat pemasangan pipa sekunder.

Akibatnya, banyak pengendara yang terpeleset, jatuh dan mengalami luka-luka. “Saya dikomplain warga, karena dianggap tidak bisa menyelesaikan masalah jalan rusak akibat galian pipa PDAM,” ujar Nuryanti.

Nuryanti mengaku awalnya dia tidak setuju kalau dilakukan galian karena sudah tahu cara kerja PDAM. Tetapi karena tidak enak dengan bupati, akhirnya proyek itu boleh dibangun.

Namun dengan catatan kala itu kontraktor harus mengembalikan jalan seperti semula. Bila memang asalnya aspal harus dikembalikan menjadi jalan aspal.

Jika awalnya jalan paving, harus dikembalikan seperti normalnya. Rupanya PDAM melakukan tidak memperhatikan itu. Bekas galian itu hanya diuruk sirtu biasa.

Akibatnya, sirtu itu amblas ketika dilalui berbagai kendaraan. Apalagi saat hujan, membuat jalan amblas dan hancur

Nuryanti mengaku sudah memprotes ke PDAM namun tidak digubris. Warga mulai resah, komplek perumahan yang banyak di huni aparat TNI AL, yang jalan masuknya rusak juga protes ke PDAM. “Proyek itu jamannya direktur PDAM yang lama,” tandasnya.

Keluhan serupa juga diungkapkan Kades Kedungkendo, Hartoyo, juga menjelaskan kerusakan jalan di desanya setelah digali PDAM. Ada sekitar 100 meter galian yang ditelantarkan didesanya.

Hartoyo juga sudah melaporkan bekas galian itu ke PDAM, tetapi tidak ada tindakan. “Mau apa. lagi, sudah dikomplain tapi tidak digubris,” tegasnya.

Hartoyo mengaku tidak pernah menolak galian PDAM tetapi supaya dikembalikan seperti semula. Sebab, ada PDAM kurang bertanggungjawab. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *