SMAMDA Akan Patenkan Kursi Roda Elektrik

image

Kursi roda elektrik hasil karya siswa SMAM 2 Sidoarjo

(SIDOARJOterkini)- SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo akan mematenkan kursi roda elektrik untuk orang cacat, lumpuh dan lansia. Pasalnya alat itu merupakan hasil karya tiga siswa kelas XI sekolah tersebut.

Tiga siswa tersebut, Habib Ahmad Al Mutawakkil, Bob Maulana dan Prasetyo Langgeng. Kursi roda itu lebih memudahkan bagi penggunanya.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo Wigati Ningsih. Karena selama ini, hasil karya anak-anak didiknya yang mendapatkan juara maupun penghargaan diberbagai even, belum ada yang dipatenkan oleh sekolah maupun yayasan yang menaunginya.

“Jika tak dipatenkan, maka bisa jadi karya anak-anak bisa ditiru dan diklaim karya orang lain yang mencoba menjiplak karya yang ada. Makanya kursi roda elektrik yang bisa dibuat oleh penggunanya untuk jalan dan berdiri sesuai dengan kebutuhan ini, akan segera dipatenkan,” ucap Wigati Jumat (20/2/2015). 

Bob Maulana salah satu anggota tim robot pintar itu menandaskan, kursi roda elektrik  yang dirangkai dengan alat bantu berdiri yang dinamai Postwec (power stand-up wheel chair).

Dalam pengoperasiannya menggubakan joystick bisa naik turun dan dikontrol secara otomatis. “Transformasi dari posisi duduk menjadi berdiri, dapat dilakukan secara otomatis,” terang Maulana.

Kursi roda elektrik tersebut mendapatkan juara ll kontes robot 2015 di Tangerang.untuk kekuatan beban kursi roda pintar, seberat 70 kg, dan beban bisa dibuat lebih tinggi dengan ditambah kekuatan rangkaian. Untuk keamanan, alat juga dilengkapi pengaman kaki, pinggang dan dada, untuk mengurangi kecelakaan, seperti terjungkal atau jatuh.  “Alat ini dicipatkan untuk pengguna yang kekuatan fisiknya lemah.,” jelasnya.(st-13)