Pembangunan Akses Lingkar Waru-Masjid Al-Akbar Dimulai

Januari 15, 2015
Ekbis Headline Indeks   17 views
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah didampingi Kapolres Sidoarjo AKBP Anggoro Sukartono saat ground breaking akses Waru-Masjid Al-Akbar di exit tol Waru

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah didampingi Kapolres Sidoarjo AKBP Anggoro Sukartono saat ground breaking akses Waru-Masjid Al-Akbar di exit tol Waru

(WARUterkini)-Pembangunan jalan penghubung RAM 115 yang merupakan akses dari Waru ke Masjid Al Akbar Surabaya akhirnya direalisasikan. Dengan demikian, nantinya akan memudahkan akses menuju masjid terbesar di Jawa Timur tersebut.

Meski demikian pihak Takmir Masjid Al-Akbar meminta setelah pembangunan jalan lingkar RAM 115 yang melintas diatas tol Waru-Juanda itu selesai, jangan sampai ada tempat maksiat di kawasan itu. Sebab, jalan yang dibangun oleh PT Surabaya Lingkar Mas (SLM), salah satunya untuk kepentingan bisnis perusahaan tersebut.

PT SLM mempunyai lahan seluas 18 hektar di kawasan akses menuju Masjid Al-Akbar yang nantinya akan dibangun mall dan pusat bisnis lainnya. Dengan dibangunnya jalan lingkar RAM 115 itu akan memudahkan akses ke kawasan itu.

Selama ini jika akan menuju ke Masjid Al-Akbar dari kawasan Jalan Ahmad Yani-Waru harus memutar dulu. Namun, jika jalan lingkar RAM 115 itu selesai pengendara bisa langsung melewati jalan yang melintas diatas tol tersebut.

Direktur Utama Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya H. Endra Siswanto mengatakan pihaknya mendukung pembangunan akses itu. Ketika pihak PT SLM datang ke takmir masjid, pertama kali yang ditanyakan adalah pembangunan itu harus mewadahi keberadaan masjid.

Pihaknya tidak ingin setelah jalan akses itu selesai malah dibangun tempat hiburan yang sifatnya mengundang maksiat. “Jangan sampai pembangunan yang dilakukan PT SLM, muncul bangunan atau peruntukannya menjadikan kontra produktif dengan keberadaan Masjid Nasional Al Akbar,” tandas Endra Siswanto.

Direktur PT SLM Hendra Sujanto menjelaskan sebenarnya pembangunan jalan lingkar RAM 115 itu direncanakan mulai tahun 2006. Selain untuk kepentingan pembangunan tempat komersil di lahan 18 hektar, jalan itu juga bermanfaat untuk akses menuju ke Masjid Al-Akbar akan kita lebarkan. “Setelah jalan itu jadi kemudian akam kami serahkan ke Pemkab Sidoarjo,” tandasnya di sela-sela Ground Breaking RAM 115 Rabu (14/1).

Pembangunan RAM 115 itu direncanakan dari pintu masuk tol penghubung Waru-Sidoarjo dengan panjang 1,2 kilometer dengan lebar jalan 10 meter. Pembangunan jalan penghubung itu tidak perlu membebaskan lahan warga karena menggunakan lahan milik tol dan Pemkab Sidoarjo, serta milik PT SLM.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mengatakan pihaknya menyambut baik pembangunan RAM 115 tersebut karena akan memudahkan akses menuju Masjid Al-Akbar. “Untuk jalannya memang masuk wilayah Sidoarjo, tapi kawasan yang akan berdampak langsung wilayah Surabaya. Kalau akan ke Masjid Al-Akbar akan lebih mudah tidak perlu memutar jauh,” tandasnya.

Demikian pula diungkapkan Kepala Dinas PU Bina Marga Sidoarjo, Sigit Setiawan, yang mengaku nantinya jika jalan itu sudah diserahkan ke Pemkab Sidoarjo tentu akan menjadi tanggung jawab pemkab dalam hal pemeliharaan. Meski demikian, dari PT SLM juga siap untuk ikut memelihara jalan yang diperkirakan kekuatannya lebih dari 20 tahun itu. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *