Sidoarjo Kehilangan Ulama Khos

Desember 26, 2014

 

Suasana pemakaman KH Abdurrohim, Silawanpanji, Buduran

Suasana pemakaman KH Abdurrohim, Silawanpanji, Buduranu

(BUDURANterkini)-Sidoarjo kembali kehilangan ulama berpengaruh. KH Abdurrahim Rifa’i pengasuh Pondok Pesantren Alhamdaniyah Siwalan Panji Buduran, berpulang Rabu (24/12/2014), dan almarhum disemayamkan di makam ulama di Siwalan Panji Buduran Kamis (25/12/2014).

Putera KH Rifa’i cucu garis dari cucu KH Chamdani pendiri pondok tertua di pulau Jawa itu meninggal dunia karena menderita sakit komplikasi, yang hampir 6 bulan pulang balik ke rumah sakit.

Ribuan petakziyah, baik dari para ulama, santri dan warga kampung, tampak mememuhi pondok pesantren yang masih terbilang sebagian kuno, karena sebagian bangunan masih berbentuk panggung terbuat dari kayu jati itu.

Tampak hadir ikut berbelasungkawa, KH Agoes Ali Masyhuri, Ketua PCNU KH Abdi Manaf, KH Nurul Huda pengasuh Ponpes Alfalah Buduran dan para kyai lainnya. “Kami merasa kehilangan dengan kepergian beliau,” ucap salah satu pelayat.

Sekedar diketahui, Ponpes Alhamdaniyah ini terkenal sejak zaman dahulu, dan masih mempertahankan metode pendidikan kesalafiyahannya.

Dari Ponpes Alhamdaniyah ini, muncul ulama-ulama terkenal. Banyak para ulama terkenal di Indonesia, yang pernah ‘nyantri’ di pondok pesantren. Seperti KH Kholil Bangkalan, KH Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang, KH Asad Syamsul Arifin Situbondo dan kyai lainnya. (st-13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *