Peningkatan Jalan Cor Precast Rigid  Pavement Rp. 1,7 M, Sudah Banyak Berlubang

Desember 3, 2014
Tampak lubang bekas tambalan cor semakin melebar. (foto : kaji dar)

Tampak lubang bekas tambalan cor semakin melebar. (foto : kaji dar)

 

 

Bila Uji Coba Gagal, Batal Jadi Percontohan

(KRIANterkini)-Uji coba peningkatan jalan menggunakan beton Precast Rigid  Pavement yang dikerjakan PT Jaya Abadi untuk perbaikan jalan sebelah utara Rumah Potong Hewan (RPH) Krian-Kemangsen Balongbendo, diperkirakan gagal. Pasalnya, baru selesai dibangun, kondisi jalan banyak berlubang.

Berlubangnya jalan yang akan dijadikan percontohan itu berawal dari tambalan cor untuk sambungan beton tersebut.  Jalan beton Precast Rigid  Pavement promosinya bisa menahan beban berat kendaraan truk yang mengangkut barang seberat 10 ton. Setelah pengerjaannya finishing (selesai), jalan dibuka dan bisa beroperasi sekitar 2 minggu.

Namun kondisi dilokasi, tambalan cor banyak yang lepas dan mengelupas. Kubangan jalan akhirnya banyak yang cuil karena terkena tekanan beban berat kendaraan yang lewat.  Padahal, uji coba peningkatan jalan beton  Precast Rigid  Pavement  menelan anggaran yang sangat besar, Rp. 1.768.493.000,00.

Jika uji coba jalan beton ini gagal, maka akan sia-sia telah menghamburkan uang rakyat sebesar Rp. 1, 7 miliar lebih. Seandainya kegagalan itu nanti akan ditanggung pabrik yang memproduksi beton Precast Rigid  Pavement, maka Pemkab Sidoarjo tidak dirugikan. Namun sebaliknya, bila uji coba berhasil, maka akan jadi percontohan peningkatan jalan diseluruh pelosok Sidoarjo.

Kelemahan lain, jalan itu bila dilewati pengendara tidak bisa nyaman. Karena bergeronjal akibat sambungan beton.

Mengomentari banyaknya lubang peningkatan jalan beton Krian-Kemangsen Balongbendo dengan panjang 173 meter dan lebar 7 meter itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Sidoarjo, Ir. H. Sigit Setyawan, M.MT, mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan kepadanya. Atas informasi tersebut, mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) itu berjanji segera mengeceknya.

Sigit segera akan memerintahkan pelaksana proyek untuk melakukan perbaikan tambal cor yang lepas. Sementara itu dengan tidak nyamannya pengendara saat melintas jalan cor itu, diakui Sigit, kelemahan jalan cor itu demikian. Karena ada sambungan antara cor satu dengan lainnya.

“Peningkatan jalan cor Precast Rigid Pavement masih dalam taraf uji coba,”pungkasnya. (st-kaji dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *